Kapal batu bara tenggelam, dua ABK tewas

Kapal batu bara tenggelam, dua ABK tewas

Satu dari dua kapal tugboat yang baru dibeli PT PLN melakukan uji berlayar usai peresmian di galangan kapal PT Bahtera Bahari Shipyard, Sagulung, Batam, Kepulauan Riau, Senin (3/9). Dua paket kapal tugboat beserta kapal tongkang yang baru dibeli PLN itu untuk menyuplai batu bara dari Tarakan menuju PLTU Rembang dan PLTU Indramayu dengan total volume angkutan sekitar 450 ribu ton/tahun. (FOTO ANTARA/Henky Mohari)

Jambi (ANTARA News) - Dua orang anak buah kapal tewas akibat kapal pengangkut batu bara dan kapal motor penariknya terbalik dialur sungai Batanghari, Jambi.

Kapal pengangkut batu bara tenggelam di alur sungai, tepatnya di Desa Kunangan, Muarojambi pada Senin (20/1) sekitar pukul 15.15 WIB dan sampai saat ini korban belum juga ditemukan.

Ketua Tim Water Rescue, BPBD Provinsi Jambi, Dibyo mengatakan, dua orang yang tercebur tersebut atas nama Teguh dan Dodi.

Teguh dan Dodi merupakan Anak Buah Kapal (ABK) TB Armada III, mereka tercebur di Desa Kunangan, Muaro Jambi.

Dijelaskan Dibyo, kronologis terceburnya dua orang tersebut diawali saat keduanya mengoperasikan kapal motor tugboat Armada III dan hendak menarik kapal tongkang Tanjung Johor 32, yang bermuatan batu bara.

Saat sedang menarik tongkang, tiba-tiba kapal melintang ditekan arus sungai sehingga kapal miring ke kiri dan menghantam tongkang yang sedang ditarik.

Akibatnya kapal motor penarik dan kapal ponton pengangkut batu bara ikut terbalik dan tenggelam, sementara kedua ABK ikut tercebur ke sungai.

"Sampai saat ini, kami masih melakukan pencarian di lokasi," kata Dibyo. (*)







Pewarta:
Editor: Kunto Wibisono
COPYRIGHT © ANTARA 2014

Komentar