Hingga bulan Juni bantuan pangan yang disalurkan baru 24 ribu dan masing-masing penerima bantuan mendapat 10 kilogram beras.
Jayapura (ANTARA) - Kepala Perum Bulog Papua dan Papua Barat Ahmad Mustari mengakui penyaluran bantuan pangan di enam provinsi di Tanah Papua mencapai 24 persen dari target sebanyak 49 ribu ton.

"Memang benar hingga bulan Juni bantuan pangan yang disalurkan baru 24 ribu dan masing-masing penerima bantuan mendapat 10 kilogram beras," kata Ahmad Mustari, di Jayapura, Kamis..

Keluarga penerima manfaat (KPM) tercatat 824.978, yang tersebar di Provinsi Papua, Papua Pegunungan, Papua Tengah, Papua Selatan, Papua Barat, dan Papua Barat Daya, ujar Ahmad Mustari pula.

Dia menjelaskan, masih rendahnya pencapaian penyaluran bantuan pangan itu disebabkan berbagai faktor, di antaranya kondisi geografis dan cuaca.

Walaupun demikian, pihaknya melalui pihak ketiga, yaitu PT YASA akan berupaya menyalurkan dan menyerahkan bantuan pangan tersebut kepada keluarga penerima manfaat.

Penyaluran bantuan itu, kata Mustari, disalurkan melalui 10 lokasi yaitu dari Kanwil Bulog Papua dan Papua Barat di Jayapura sebanyak 790.690 kilogram kepada 79.069 KPM, dan Bulog Wamena sebanyak 2.004.810 kg beras untuk 200.481 KPM.

Kemudian Bulog Timika menyalurkan 880.230 kg beras kepada 88.023 KPM, Bulog Biak 284.495.000 kg dengan penerima sebanyak 284.495 KPM, dan Bulog Serui 265.640 kg untuk 26.564 KPM.

Bulog Nabire menyalurkan 1.275.770 kg beras ke127.577 KPM, Bulog Manokwari menyalurkan 573 290 kg ke 57.329 KPM, Bulog Fak-fak menyalurkan 198.820 kg beras ke 19.882 KPM, Bulog Sorong menyalurkan 593.260 kg ke 59.326 KPM, Bulog Teminabuan 155.190 kg ke 15.159 KPM, dan Bulog Merauke menyalurkan 1.227.130 kg untuk 122.713 KPM, kata Kepala Perum Bulog Papua dan Papua Barat Ahmad Mustari.
Baca juga: Bulog salurkan bantuan pangan tahap II untuk Maybrat dan Sorsel
Baca juga: Bulog Sorsel siap salurkan bantuan pangan beras untuk dua kabupaten

Pewarta: Evarukdijati
Editor: Budisantoso Budiman
Copyright © ANTARA 2024