Seluruhnya dinyatakan sehat dan layak untuk dijual
Lampung Selatan (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan, melalui Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakeswan) setempat memastikan stok kebutuhan hewan kurban untuk Idul Adha 2024 aman.

Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan, Rini Ariasih, di Kalianda Kamis, mengatakan pihaknya telah mendata jumlah hewan kurban seperti sapi, kambing, kerbau dan domba di seluruh lapak penjualan hewan kurban yang ada di Lampung Selatan.

"Berdasarkan data jumlah dan stok hewan kurban di Kabupaten Lampung Selatan seperti sapi sebanyak 4.268 ekor, kerbau 82 ekor, kambing 8.383 ekor dan domba 1.637 ekor," kata dia.

Dengan tercukupi nya jumlah hewan kurban tersebut, ia mengatakan, pihaknya terus melakukan pemantauan dan pengecekan kesehatan ke tempat lapak penjualan guna memastikan kondisi pada hewan kurban tersebut dalam keadaan sehat.

"Kami terus melakukan pemantauan ke beberapa lapak penjualan hewan kurban untuk lebih memastikan kesehatan hewan kurban. Untuk pemeriksaan hewan kurban ini sudah dilaksanakan oleh seluruh KUPT dan seluruh UPT Puskeswan yang ada di kecamatan sejak H-17 sampai dengan nanti H+3," katanya.

Baca juga: Ketersediaan hewan kurban di Lampung total 84.937 ekor
Baca juga: Pemprov Lampung mengimbau masyarakat potong hewan kurban di RPH


Dari pemeriksaan di beberapa lapak penjualan, ia memastikan tidak ada hewan kurban yang tidak memenuhi syarat atau sakit. "Seluruhnya dinyatakan sehat dan layak untuk dijual," katanya.

Untuk diketahui, Disnakeswan juga telah meningkatkan pengawasan lalu lintas hewan dan produk hewan sesuai ketentuan Permentan Nomor 17 Tahun 2023 tentang tata cara pengawasan lalu lintas hewan, produk hewan, dan media pembawa penyakit hewan lainnya di dalam wilayah NKRI.

Disnakeswan juga melakukan mitigasi risiko dalam lalu lintas hewan mulai dari peternakan, pasar hewan, check point, tempat penampungan hewan, dan rumah potong hewan.


Ia meminta semua KUPT dan UPT Puskeswan memperhatikan kembali ketentuan mengenai pelaksanaan kurban dan pemotongan hewan, prosedur pemotongan bersyarat di RPHR, serta kewaspadaan dan pengendalian penyakit hewan menular menjelang hari raya dalam situasi wabah PMK, Penyakit Kulit Berbenjol (Lumpy Skin Disease/LSD), dan Peste des Petits Ruminants (PPR).

Baca juga: Presiden Jokowi berkurban tujuh ekor sapi di Solo
Baca juga: Dompet Dhuafa sarankan daging kurban dibungkus kemasan mudah terurai
Baca juga: Seratus lebih tempat hewan kurban di Jakarta Pusat sudah diperiksa


Pewarta: Riadi Gunawan
Editor: Budhi Santoso
Copyright © ANTARA 2024