Medan (ANTARA) - Penjabat Gubernur Sumatera Utara Hassanudin menyampaikan kepada Presiden Joko Widodo bahwa persiapan Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI di wilayahnya berjalan "on the track".

Hal itu disampaikan Hassanudin saat mengikuti rapat dengan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo terkait persiapan PON XXI Aceh-Sumut di Istana Negara, Jakarta, Kamis.

Pada kesempatan itu, mantan Pangdam I Bukit Barisan ini menjelaskan bahwa persiapan ajang olahraga terbesar di Indonesia itu kini memasuki fase terakhir.

Dia menjelaskan fase tersebut berfokus pada akselerasi penyelesaian pembangunan venue, pengadaan peralatan pertandingan, penyiapan SDM, logistik (ketersediaan, alokasi dan manajemen pelayanan), medis, keamanan, IT, marketing, media hingga seremonial.

"Atas semua hal tersebut, kami tetap disiplin dalam manajemen anggaran yang tertib administrasi dan efisien, persiapan persiapan akhir Insya Allah, tidak ada kendala yang serius," ujar Hassanudin.

Pada pelaksanaan PON 2024, lanjut dia, Pemprov Sumut menyediakan sebanyak 96 hotel dengan sekitar 8 ribu kamar yang tersebar di sejumlah kabupaten/kota di wilayah ini.

Terkait anggaran, dia menyebut PB PON Sumut merencanakan pembiayaan penyelenggaraan PON bersumber dari APBD sekitar 61 persen dan sisanya diharapkan dukungan dari pemerintah pusat melalui APBN.

“Di mana anggaran tersebut akan kami alokasikan untuk pengadaan peralatan, dukungan acara penutupan, dan biaya panpel yang terdiri atas juri, wasit, dewan hakim, dan perangkat pertandingan lain yang berjumlah keseluruhan 5.600 orang," sebut dia.

Sementara itu, Presiden Joko Widodo yang memimpin rapat tersebut meminta laporan dari para menteri mengenai kesiapan PON Aceh-Sumut yang acaranya terhitung tinggal 88 hari lagi.

"Rapat terbatas pada siang hari ini melanjutkan pembahasan mengenai persiapan penyelenggaraan PON yang akan dilaksanakan di Provinsi Aceh dan Provinsi Sumatera Utara, yaitu pada 8 - 20 September 2024," ujar Presiden Joko Widodo.

PON 2024 merupakan PON edisi pertama yang diselenggarakan di dua provinsi. Nantinya PON 2024 akan diikuti oleh 38 provinsi termasuk Daerah Otonom Baru (DOB) dan Ibu Kota Negara (IKN) dengan status defile.

PON edisi ke-21 ini menjadi PON perpisahan dari masyarakat olahraga prestasi untuk masa bakti Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma’ruf Amin.

Adapun untuk PON di Aceh bakal mempertandingkan 33 cabang olahraga, 42 disiplin cabang olahraga, 510 nomor pertandingan, serta diperkirakan akan diikuti oleh 5.636 atlet dan 2.572 ofisial.

Sedangkan untuk PON di Sumatera Utara, mempertandingkan 34 cabang olahraga, 46 disiplin cabang olahraga, 528 nomor pertandingan, serta diperkirakan akan diikuti oleh 6.281 atlet dan 3.140 ofisial.

Baca juga: Presiden: Gelaran PON & Peparnasharus tepat waktu, tak akan diundur

Baca juga: Presiden pimpin rapat terbatas bahas kesiapan PON XXI Aceh-Sumut

Pewarta: Anggi Luthfi Panggabean
Editor: Riza Mulyadi
Copyright © ANTARA 2024