Makassar (ANTARA) - Pemerintah Kota Makassar, Sulawesi Selatan mendistribusikan bantuan pangan beras pemerintah kepada 45.904 keluarga penerima manfaat (KPM).

Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto di Makassar, Jumat, mengatakan, pendistribusian bantuan pangan beras pemerintah ini untuk tahap II yang disalurkan melalui Badan Pangan Nasional (Bapanas).

"Untuk bantuan pangan beras ini didistribusikan kepada 45.904 keluarga penerima manfaat. Ini adalah bentuk komitmen pemerintah terhadap masyarakat," ujarnya.

Danny - sapaan akrab Ramdhan Pomanto mengatakan bantuan pangan beras dari pemerintah pusat semakin mempercepat masyarakat untuk mencapai resiliensi atau berdaya tahan yang sudah dibangun oleh Pemkot Makassar melalui Lorong Wisata.

Ia menyatakan jika kebijakan pemerintah pusat itu menyasar masyarakat prasejahtera bagian dari komitmen untuk pemenuhan bahan pokok.

Baca juga: Bulog sebut penyaluran bantuan pangan di Tanah Papua capai 24 persen

"Ini kebijakan pemerintah pusat yang luar biasa walaupun pemerintah kota berusaha membuat masyarakat resiliensi di mana ada ketahanan pangan di lorong-lorong," katanya.

Menurut dia, kebijakan itu juga memberi tanda bahwa semangat pemerintah pusat di dalam pemenuhan kebutuhan pokok terutama menjaga stabilitas pangan dan menekan lonjakan inflasi sejalan dengan pemberdayaan dan keterlibatan masyarakat atau public engagement yang sudah dibangun di lorong-lorong.

"Dari lorong kita berupaya membangun kemandirian pangan dan kemandirian ekonomi masyarakat agar mereka lebih berdaya tahan menghadapi banyaknya persoalan," tuturnya.

Sementara, Plt Kepala Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kota Makassar Alamsyah Sahabuddin mengatakan bahwa jumlah KPM di Makassar sebanyak 45.904 jiwa.

Penyaluran bantuan ini dilakukan secara bertahap selama tiga bulan ke depan oleh Bulog dan Pemkot Makassar.

Langkah ini diharapkan dapat memberikan manfaat maksimal dan membantu menjaga ketahanan pangan warga Makassar.

“Masing-masing penerima manfaat akan mendapatkan 10 kilogram beras setiap bulan. Total beras yang akan disalurkan selama tiga bulan ke depan yaitu 459.040 kilogram atau 459,4 ton,” ucapnya.

Baca juga: Bapanas gencarkan intervensi pengendalian kerawanan pangan
 

Pewarta: Muh. Hasanuddin
Editor: Triono Subagyo
Copyright © ANTARA 2024