Jakarta (ANTARA) - Pemerintah Kota Jakarta Pusat membina para lanjut usia agar tetap produktif dan sehat dalam rangka merayakan Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) Ke-28 tingkat Kota Administrasi Jakarta Pusat.
 
"Jadi hari ini kita merayakan Hari Lansia Nasional ke-28 tingkat Kota Administrasi Jakarta Pusat yang kebetulan hari ini diinisiasi oleh Kepala Suku Dinas Kesehatan Jakarta Pusat di bawah komando Bu Risma," kata Wali Kota Jakarta Pusat Dhany Sukma di Kantor Wali Kota Jakarta Pusat, Jumat.

Kegiatan ini, kata dia, memiliki makna penting dalam mewujudkan para lanjut usia yang tetap produktif dan menjaga kesehatan.
 
Dhany menyebutkan, HLUN ini menyadarkan  bahwa semua yang muda pasti akan mengalami fase lanjut usia, biasanya ditandai penurunan kapasitas fungsi dan kualitas kesehatan.
 
Fase tersebut, menurut Dhany, bisa ditingkatkan jika seluruh pihak bekerja sama dalam memberikan ruang interaksi bagi para lanjut usia sehingga mereka bisa tetap berekspresi.
 
"Ketika berekspresi maka sel otaknya juga akan semakin berkembang dan tetap mampu mengaktualisasikan diri dalam segala lingkungan," ujar Dhany.

Baca juga: Puluhan lansia antusias periksa kesehatan gratis di Jakarta Pusat
 
Selain itu, Dhany menjelaskan, pengelolaan lanjut usia di Pemerintahan Kota (Pemkot) Jakarta Pusat sudah terorganisasi dengan baik, seperti melalui forum komunikasi lanjut usia dan organisasi yang bergerak untuk mewadahi lanjut usia.

Selain itu sekolah lansia, peragaan busana, pertunjukan angklung dan potensi lainnya yang memberikan ruang kepada lansia.
 
Terkait kesehatan, Pemkot Jakarta Pusat (Jakpus) juga melakukan pemeriksaan kesehatan melalui Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) lansia yang tersebar di setiap RW di bawah binaan puskesmas.
 
Kemudian, dari sisi kesehatan jasmani dan rohani hingga kesehatan sosial Pemkot Jakarta Pusat juga menciptakan lingkungan sosial yang ramah bagi lansia. Seperti beberapa puskesmas yang sudah memasuki paripurna, artinya kualitas terbesar yang ramah terhadap lansia.
 
"Dari aspek fisik kesehatannya tentu kita pantau, kemudian sisi psikologis sosial kita berikan ruang kepada mereka untuk terus mengekspresikan diri," katanya.

Baca juga: Lansia jadi sasaran pembagian paket PHBS dari PMI Jakarta Pusat

Jangan biarkan mereka sendiri. "Justru yang ingin kita lakukan adalah tetap eksistensi secara sosial itu kita berikan kepada mereka," kata Dhany.
 
Kepala Suku Dinas (Sudin) Kesehatan Jakarta Pusat, Rismasari mengatakan, pihaknya terus mendukung bersama pihak pemangku kepentingan terkait (stakeholders) untuk meningkatkan kesehatan para lanjut usia.
 
Ini merupakan momen upaya meningkatkan kesehatan lansia sekaligus menjadi apresiasi para senior (lanjut usia) bahwa usia ini tidak menjadi penghalang untuk tetap mampu menjadi lansia yang "smart" (cerdas), sehat, mandiri dan bermartabat.

"Ini apresiasi sekaligus menjadi rekreasi lansia," kata Risma.

Pewarta: Siti Nurhaliza
Editor: Sri Muryono
Copyright © ANTARA 2024