Jakarta (ANTARA) - Borussia Dortmund mengumumkan bahwa mereka telah menunjuk Nuri Sahin sebagai pelatih yang baru, menyusul kepergian mendadak Erdin Terzic hanya beberapa pekan setelah memimpin klub itu ke final Liga Champions.

“Merupakan suatu kehormatan bagi saya untuk menjadi pelatih kepala Borussia Dortmund. Dari hari pertama, kami akan melakukan semua semampu kami dan bekerja dengan energi dan hasrat untuk membuat klub ini sesukses mungkin,” kata Sahin seperti dikutip dari laman resmi Dortmund.

 

Sahin yang baru berusia 35 tahun mewakili “generasi yang lebih muda,” kata direktur olahraga Dortmund Lars Ricken dalam pernyataannya. Sahin pernah membawa Dortmund menjuarai Liga Jerman pada 2011 saat masih aktif sebagai pemain.

“Sebagai sesama mantan pemain, kami akan bekerja bersama dengan sangat dekat, dan kami memiliki ambisi-ambisi besar,” kata Ricken.

Baca juga: Borussia Dortmund umumkan berpisah dengan pelatih Edin Terzic Sahin merupakan pelatih klub Turki Antalyaspor dari 2021 sampai 2023, sebelum ia kembali ke Dortmund pada Desember. Dortmund saat itu meminta ia membantu Terzic di tengah kesulitan klub untuk bersaing di Liga Jerman.

Dortmund yang biasanya menjadi tim papan atas mengalami keterpurukan di Liga Jerman, ketika Bayer Leverkusen yang tidak terkalahkan menghentikan laju 11 raihan gelar juara domestik milik Bayern Munich.

Dortmund finis di peringkat kelima Liga Jerman, tetapi secara mengejutkan mampu lolos ke final Liga Champions. Pada laga puncak itu mereka takluk 0-2 dari Real Madrid.

Terzic mengumumkan pengunduran dirinya dari Dortmund pada Kamis (13/6) lalu. Kepergiannya mengejutkan banyak orang sebab terjadi setelah ia membawa klub itu tampil di final Liga Champions.

Pada Jumat, Dortmund juga mengumumkan kepergian bek veteran Mats Hummels yang telah 13 tahun membela klub itu.

Baca juga: Reus beri salam perpisahan terakhir dengan Borussia Dortmund

Baca juga: Real Madrid juara Liga Champions 2023/24 usai kalahkan Dortmund 2-0


Pewarta: A Rauf Andar Adipati
Editor: Irwan Suhirwandi
Copyright © ANTARA 2024