Adelaide (ANTARA) - Perdana Menteri (PM) China Li Qiang tiba di Adelaide, Australia, pada Sabtu (15/6) untuk melakukan kunjungan resmi ke negara tersebut.

Selama kunjungannya, Li dan PM Australia Anthony Albanese akan menjadi ketua bersama Pertemuan Pemimpin Tahunan China-Australia ke-9 dan bersama-sama menghadiri Pertemuan Meja Bundar CEO China-Australia.

Li mengatakan bahwa pertukaran antara China dan Australia memiliki sejarah yang panjang, dan persahabatan antara kedua negara semakin kuat.

Pada 2014, Presiden China Xi Jinping melakukan kunjungan bersejarah ke Australia dan kedua negara menjalin kemitraan strategis yang komprehensif, kata Li.

Sejak saat itu, pertukaran dan kerja sama di berbagai bidang telah mengalami percepatan dan peningkatan, sementara kerja sama timbal balik dan saling menguntungkan (win-win) tetap menjadi fokus utama dari hubungan bilateral.

Tahun lalu, Albanese melakukan kunjungan ke China yang membuahkan hasil, kata PM China itu, ketika hubungan bilateral kedua negara telah kembali ke jalur yang benar setelah mengalami berbagai lika-liku.

Sejarah telah membuktikan bahwa sikap saling menghormati, mencari titik temu sembari mengesampingkan perbedaan, serta menjalankan kerja sama yang saling menguntungkan merupakan pengalaman berharga dalam perkembangan hubungan China-Australia, dan perlu dijunjung tinggi serta diteruskan, ujarnya.

Menyatakan bahwa kunjungannya dilakukan dalam rangka peringatan 10 tahun pembentukan kemitraan strategis komprehensif China-Australia, Li mengatakan dirinya berharap dapat melakukan pertukaran pandangan yang mendalam dengan para pemimpin Australia dan rekan-rekannya dari berbagai kalangan terkait hubungan China-Australia dan isu-isu yang menjadi perhatian bersama, serta bersama-sama membahas kerja sama, pembangunan, dan persahabatan.

Kemitraan strategis komprehensif China-Australia yang lebih matang, stabil, dan bermanfaat akan menjadi aset bersama bagi kedua negara, kata Li, seraya menambahkan bahwa China bersedia bekerja sama dengan Australia untuk mencapai tujuan tersebut.

Ini merupakan kunjungan ke negara kedua dari lawatan Li ke tiga negara setelah kunjungan resminya ke Selandia Baru.


 

Pewarta: Xinhua
Editor: Hanni Sofia
Copyright © ANTARA 2024