Changsha (ANTARA) - Pemerintah China akan meningkatkan penyediaan dan kualitas layanan penitipan anak melalui berbagai saluran, dan membentuk mekanisme regulasi antarlembaga yang komprehensif untuk sektor tersebut, demikian menurut Komisi Kesehatan Nasional (NHC) China.

Taman kanak-kanak di China umumnya menerima peserta didik usia 3 hingga 6 tahun, sementara layanan penitipan anak dirancang untuk menerima anak-anak berusia di bawah tiga tahun (batita). Saat ini, populasi anak batita di China mencapai hampir 30 juta jiwa.

Sebuah survei mengungkapkan lebih dari 30 persen keluarga dengan anak batita di China membutuhkan layanan penitipan anak, kata seorang pejabat NHC, Yang Wenzhuang, pada Sabtu (15/6) dalam sebuah seremoni di Changsha, Provinsi Hunan, China tengah, yang diadakan untuk memulai kampanye publisitas layanan penitipan anak nasional selama satu bulan.

Yang mengatakan bahwa layanan penitipan anak yang memadai akan membantu meningkatkan tingkat fertilitas nasional, menjamin lapangan kerja bagi perempuan, selain juga bermanfaat bagi tumbuh kembang bayi dan anak usia dini.

Dalam beberapa tahun terakhir, China telah mengeluarkan serangkaian pedoman untuk mengembangkan layanan penitipan anak sebagai salah satu cara untuk mengatasi masyarakat yang menua. Berbagai daerah di China kini tengah menjajaki langkah-langkah untuk meningkatkan kualitas layanan tersebut.

Changsha, misalnya, saat ini memiliki total 706 lembaga penitipan anak, dengan rasio 3,93 tempat penitipan anak untuk setiap 1.000 orang, dan cakupan lembaga penitipan anak di masyarakat sebesar 78,42 persen.

Dalam kampanye publisitas tahun ini, NHC akan menyelenggarakan serangkaian kegiatan penyuluhan secara nasional guna meningkatkan kesadaran akan layanan penitipan anak dan mendorong daerah-daerah untuk mendirikan layanan tersebut berdasarkan kondisi setempat.


 

Pewarta: Xinhua
Editor: Hanni Sofia
Copyright © ANTARA 2024