Jakarta (ANTARA) - Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas 1 Jakarta Pusat atau Rutan Salemba menggunakan alat perebah untuk membantu proses penyembelihan hewan kurban pada Hari Raya Idul Adha 1445 Hijriah sehingga lebih mudah dan praktis.
 
"Jadi, setelah beberapa pengalaman di tahun sebelumnya, tim pelaksanaan kurban kami di Rutan Kelas 1 Salemba mencoba mengkaji dengan inovasi yang ada saat ini. Ini merupakan hasil inovasi yang dipelajari sumber-sumber yang sudah melaksanakan penyembelihan dengan alat ini," kata Kepala Rutan (Karutan) Kelas 1 Jakarta Pusat, Fauzi Harahap di Rutan Salemba, Jakarta Pusat, Senin.

Fauzi menyebut, alat perebah tersebut dapat meminimalisir resiko saat penyembelihan hewan kurban berlangsung. Alat itu berwarna biru dengan tali di setiap sisi kanan dan kiri, lalu berbentuk alas untuk hewan kurban di atasnya.
 
Proses pemakaian alat tersebut yakni sapi dimasukkan di sisi kanan kiri alat yang sudah berdiri (dijepit), lalu alat tersebut diikat bagian atas dan bawah. Kemudian, alat tersebut direbahkan bersamaan dengan sapi, lalu proses penyembelihan bisa berlangsung.

Adapun ratusan warga binaan pemasyarakatan (WBP) Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas 1 Jakarta Pusat (Rutan Salemba) menyaksikan penyembelihan sapi kurban dari Menteri Hukum dan HAM RI, Yasonna H. Laoly.

Baca juga: Penyembelihan hewan kurban di Pulau Panggang hanya di dua lokasi

"Setelah pelaksanaan Shalat Idul Adha, dilanjutkan penyembelihan hewan kurban dari Menteri Hukum dan Ham Republik Indonesia, Bapak Yasonna H Laoly yang telah menyumbangkan satu ekor sapi untuk dilaksanakan pelaksanaan kurbannya di Rutan Kelas 1 Jakarta Pusat," ujar Fauzi.
 
Para narapidana atau WBP terlihat sangat antusias menjalankan ibadah Shalat Idul Adha 1445 Hijriah. Ratusan WBP pun berbaris berjajar dan menjalankan ibadah shalat bersama di lapangan Rutan Salemba.
 
Fauzi mengatakan, seluruh warga binaan Rutan Kelas 1 Jakarta Pusat yang saat ini berada di Rutan turut mengucapkan terima kasih kepada Menteri Hukum dan Ham Republik Indonesia, Yasonna H Laoly.
 
Perayaan Idul Adha 2024, katanya, Rutan Salemba mendapatkan bantuan dan dukungan hewan kurban sebanyak 16 ekor sapi dan sembilan ekor kambing. Jika dibandingkan tahun lalu, ada penambahan dua ekor sapi dan seekor kambing.
 
"Pengolahan daging hewan kurban hari ini akan kita bagikan kepada seluruh warga binaan kita tanpa terkecuali. Kemudian ke mustahik sesuai dengan bagian ya, lingkungan di luar Rutan Kelas 1 Jakarta Pusat dan beberapa panti asuhan," jelas Fauzi.

Baca juga: Jakarta Selatan periksa status kesehatan belasan ribu hewan kurban
 
Perayaan Idul Adha tahun ini, kata Fauzi tidak ada layanan kunjungan langsung keluarga dari warga binaan. Layanan kunjungan langsung baru dibuka pada Rabu (19/6) setelah libur bersama usai.

Namun, pihaknya menerima titipan makanan saat perayaan Idul Adha untuk warga binaan. Makanan yang dititip pihak keluarga untuk warga binaan mesti sesuai dengan mekanisme pengamanan dan pengawasan.
 
Selain itu, Fauzi menerangkan pula bahwa tidak ada remisi khusus yang diberikan di perayaan Idul Adha.

"Remisi khusus hanya diberikan pada hari raya Idul Fitri dan sekali dalam setahun," tegas Fauzi.

Pewarta: Siti Nurhaliza
Editor: Edy Sujatmiko
Copyright © ANTARA 2024