Jambi (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi menggunakan besek bambu sebagai wadah daging kurban sebagai salah satu upaya mengurangi sampah plastik.

Kabag Kesra Pemkot Jambi Kamal Firdaus di Jambi, Senin, mengatakan sejak beberapa tahun belakangan Pemkot Jambi sudah menerapkan penggunaan besek bambu saat penyaluran daging kurban.

"Digunakan sejak pengurangan penggunaan plastik. Kita setiap tahun berupaya membantu pemerintah mengurangi penggunaan plastik," kata Kamal saat penyaluran daging kurban kepada masyarakat.

Pada penyaluran daging kurban tahun ini, pihaknya menyiapkan 1.500 besek bambu. Pemerintah berharap masyarakat juga ikut membantu mengurangi penggunaan plastik dengan menggunakan media lainnya untuk tempat daging kurban.

Baca juga: PP Aisyiyah serukan penggunaan daun dan besek untuk daging kurban

Baca juga: DLH DKI minta panitia kurban tidak gunakan plastik


Penjabat Wali Kota Jambi Sri Purwaningsih mengatakan Pemkot Jambi memotong 196 ekor hewan kurban yang terdiri 166 ekor sapi, 11 kerbau, dan 19 kambing.

Hewan kurban ini berasal dari jajaran ASN Pemkot Jambi, Perumda Tirta Mayang, Bank Jambi, dan Kementerian Agama Kota Jambi.

Pada Idul Adha 2024, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Jambi mencatat kebutuhan hewan kurban mencapai 3.944 ekor.

Untuk memenuhi kebutuhan itu, pemerintah berkoordinasi dengan pedagang hewan setempat untuk mengirim hewan kurban dari sejumlah daerah.

Pemkot Jambi juga telah memastikan kesehatan hewan kurban dengan menurunkan tim kesehatan untuk pemeriksaan.

Selain pemotongan hewan, Pemkot Jambi juga memfasilitasi pelaksanaan Shalat Idul Adha di lapangan Balai Kota.

Perayaan Idul Adha, kata Sri, menjadi momentum untuk meningkatkan kolaborasi dan sinergi pembangunan Kota Jambi.*

Baca juga: Kurangi plastik, daging kurban di Jember-Jatim dibagi dengan daun jati

Baca juga: Pemprov DKI imbau panitia kurban hindari pemakaian wadah plastik

Pewarta: Tuyani
Editor: Erafzon Saptiyulda AS
Copyright © ANTARA 2024