Yinchuan (ANTARA) - Buah goji berry, yang juga dikenal sebagai wolfberry, telah digunakan dalam pengobatan tradisional China selama ribuan tahun. Saat ini, buah tersebut juga meraih popularitas di kalangan konsumen di berbagai negara dan kawasan seperti Jerman, Amerika Serikat (AS), Belanda, Australia, dan ASEAN.

Daerah Otonom Etnis Hui Ningxia, salah satu daerah penghasil goji berry terbesar di China, mengekspor 1.331,2 ton goji berry dalam empat bulan pertama 2024, meningkat 15,3 persen secara tahunan (year on year/yoy), menurut Bea Cukai Yinchuan di ibu kota daerah tersebut.

Goji berry Ningxia memiliki reputasi internasional yang baik dan menduduki peringkat pertama dalam hal volume dan nilai ekspor selama beberapa tahun di China.

Di Ningxia Wolfberry Goji Industry Co., Ltd., produsen goji berry terkemuka di daerah itu, sekitar 800 boks goji berry kering dengan total bobot 14,5 ton disortir dan dikemas di lini produksi otomatis sebelum diekspor ke AS bulan ini.

Dengan meningkatnya perdagangan internasional, perusahaan itu terus melanjutkan ekspor. Nilai ekspornya meroket 145,3 persen (yoy) hingga mencapai 58 juta yuan (1 yuan = Rp2.245) dalam empat bulan pertama tahun ini, ungkap Wang Fei, manajer perdagangan luar negeri perusahaan tersebut.

"Sembari memastikan volume ekspor produk olahan utama kami, goji berry kering, kami juga meningkatkan investasi di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) guna mengembangkan produk-produk baru seperti jus goji berry, bubuk yang melalui proses pengeringan beku (freeze-drying), dan minuman campuran (compound beverage), yang berarti kami memperluas rantai industri dan pasar luar negeri kami," kata Wang.

Goji berry adalah buah khas Ningxia yang dikenal akan nilai nutrisinya, dan menyedot perhatian berkat manfaat kesehatannya, dengan karakteristik yang dapat membantu melindungi organ hati, meningkatkan kemampuan penglihatan, dan menjaga daya tahan tubuh.

Produk-produk goji berry yang beragam dan berkualitas tinggi juga telah membantu Ningxia memperluas pasarnya di luar negeri. Daerah itu telah membangun sebuah institut penelitian nasional dan pusat pengujian dan inspeksi kualitas nasional untuk produk goji berry, membuat terobosan dalam peningkatan kualitas dan deep processing.

Data menunjukkan bahwa Ningxia telah mengembangkan lebih dari 120 produk goji berry baru, termasuk obat-obatan, makanan, minuman, dan kosmetik, yang telah diekspor ke lebih dari 50 negara dan kawasan di seluruh dunia. Ningxia melaporkan output industri goji berry tahunan sebesar 29 miliar yuan pada 2023.

Pariwisata yang sedang berkembang juga meningkatkan nilai tambah industri goji berry di Ningxia, seiring para wisatawan secara rutin membeli buah berwarna merah itu sebagai oleh-oleh atau suvenir untuk dibawa pulang.

Hingga akhir 2023, luas area penanaman goji berry di Ningxia mencapai sekitar 21.667 hektare, dengan output goji berry segar tahunan mencapai 320.000 ton. Menurut rencana pengembangan goji berry di Ningxia, output goji berry tahunan di daerah ini diperkirakan akan mencapai 100 miliar yuan per 2030 mendatang. 

Pewarta: Xinhua
Editor: Santoso
Copyright © ANTARA 2024