Munich, Jerman (ANTARA News) - Pejabat tinggi Perserikatan Bangsa-Bangsa, Amerika Serikat, Rusia dan Uni Eropa akan bertemu pada Sabtu dalam upaya membantu Menteri Luar Negeri AS John Kerry mewujudkan kesepakatan perdamaian di Timur Tengah, kata Uni Eropa pada Jumat.

Pertemuan penengah perdamaian yang disebut dengan empat serangkai untuk Timur Tengah itu akan berlangsung di Munich di sela-sela penyelenggaraan konferensi keamanan tahunan di kota itu, demikian seperti dilaporkan Reuters.

Kepala kebijakan luar negeri Uni Eropa Catherine Ashton mengatakan akan memimpin pertemuan dengan Kerry, Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki-moon, Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov dan utusan Kuartet, Tony Blair, yang merupakan mantan perdana menteri Inggris.

"Pertemuan ini diselenggarakan di saat keputusan sulit dan berani perlu diambil. Keuntungan adanya perdamaian bagi Israel dan Palestina begitu besar," kata Ashton dalam sebuah pernyataan.

"Saya berharap bahwa bersama-sama kita dapat membantu keputusan itu menjadi kenyataan untuk terus bekerja menuju kesepakatan perdamaian melalu perundingan, mengakhiri konflik dan memenuhi aspirasi yang sah dari kedua belah pihak," katanya.

Kerry telah bekerja keras selama berbulan-bulan untuk mendorong Palestina dan Israel menuju adanya kesepakatan perdamaian yang sulit dicapai untuk mengakhiri konflik di antara mereka yang telah berlangsung antargenerasi.

Sejumlah diplomat masih berharap bahwa Kerry akan menentang pihak-pihak yang pesimis dan membuat setidaknya sebuah kerangka kesepakatan di pekan-pekan yang akan datang guna memperpanjang tenggat waktu sembilan bulan, yang berakhir pada 29 April.

Namun, dengan kedua pihak yang terpisah jauh dalam banyak masalah mendasar, termasuk perbatasan, keamanan, hak untuk kembali bagi para pengungsi Palestina serta status masa depan Yerusalem, banyak pihak di Palestina dan Israel menganggap bahwa perundingan-perundingan itu tidak akan bergerak ke mana-mana.

(T008)


Editor: Heppy Ratna Sari
Copyright © ANTARA 2014