kajiannya dapat mengangkut 18 ribu penumpang setiap harinya

Jakarta (ANTARA) - PT Jakarta Propertindo (Perseroda) (Jakpro) menargetkan pengerjaan proyek LRT Jakarta Fase 1B rampung menghubungkan Stasiun Veledrome Rawamangun hingga Stasiun Manggarai pada akhir 2026.

"Di akhir tahun itu, layanan komersial sudah digunakan dan dalam kajiannya dapat mengangkut 18 ribu penumpang setiap harinya di lima stasiun yang tersedia" kata Direktur Proyek LRT Jakarta Fase 1B, Ramdani Akbar di Jakarta, Kamis.

Ia mengatakan proyek senilai Rp5,3 triliun ini dilakukan tahun jamak dari 2023 hingga akhir 2026 dengan lima stasiun yakni Rawamangun, BPKP, Pasar Pramuka, Matraman dan Manggarai.

Menurut dia, dari total anggaran pembangunan Rp5,3 triliun sebanyak Rp4,7 triliun untuk pembangunan infrastruktur dan sisanya untuk konsultasi dan lainnya.

"Kehadiran LRT ini nantinya dapat menyambungkan transportasi dari Veledrom menuju stasiun Manggarai yang terintegrasi dengan moda transportasi lainnya," kata dia.

Baca juga: Pengerjaan LRT Jakarta Fase 1B capai 22,4 persen

Selain itu, lima stasiun ini juga terintegrasi nantinya dengan moda transportasi TransJakarta

Ia mengatakan pengerjaan LRT Jakarta Fase 1B ini merupakan inisiatif Pemprov DKI Jakarta dalam menghadirkan transportasi massal yang aman dan nyaman.

Menurut dia, kehadiran transportasi publik serta fasilitas yang disediakan diharapkan dapat mendorong masyarakat berpindah dari kendaraan pribadi menuju transportasi publik.

Ia mengaku, dalam pembangunan proyek ini ada sejumlah kendala seperti beberapa segmen jalur pembangunan yang terhambat karena lokasi pengerjaan berada di utilitas publik sehingga perlu dilakukan koordinasi dengan sejumlah pihak agar pekerjaan tidak terganggu.

Dirinya mencontohkan saat ini di median jalan untuk area Gedung Pemuda sudah bersih dan di kawasan Matraman yang paling banyak kendala karena area sempit sehingga butuh kerja ekstra nantinya.

Baca juga: LRT target 30 ribu pengunjung untuk "Train to Apocalypse: No Way Out"

"Kami akan tingkatkan koordinasi dan relokasi utilitas yang ada di sejumlah titik tersebut," kata dia.

Sebelumnya Direktur Teknik dan Pengembangan PT Jakpro, Dian Takdir mengatakan pengerjaan proyek LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai telah mencapai 22,4 persen per minggu ke-42 atau 14 Juli 2024.

“Saat ini, progres pekerjaan utama telah berlangsung untuk struktur atas (upper structure), terutama untuk satu kilometer (km) pertama dan ini menjadi prioritas karena tes jalur direncanakan pada September 2024,” kata dia.

Sementara itu, lanjutnya untuk area 5,4 km lainnya akan diselesaikan pada pada Agustus 2026.

Ia menjelaskan saat ini tengah berlangsung pekerjaan pondasi dan juga beberapa pekerjaan struktur atas dengan total 44 titik kolom (pier) sudah berdiri serta 41 kepala kolom (head pier) juga telah terpasang.

Baca juga: Kemenhub: LRT Jakarta Fase 1B ditargetkan rampung kuartal ketiga 2026

Kemudian untuk jalur layang utama kereta LRT (viaduct) hampir sepenuhnya tersambung pada satu km pertama dari stasiun yang ada saat ini yakni dari Stasiun Velodrome hingga Stasiun Rawamangun, yang merupakan stasiun pertama ke arah Manggarai untuk Proyek LRT Jakarta fase 1B ini.

Pewarta: Mario Sofia Nasution
Editor: Edy Sujatmiko
Copyright © ANTARA 2024

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.