Washington (ANTARA News/AFP) - Amerika Serikat akan mengirim 1.150 Marinir ke Australia pada April, memperkuat kekuatan sekitar 200 anggota yang sudah berada di Darwin, kata para petugas, Senin.

Bala bantuan merupakan bagian dari penyebaran yang direncanakan hingga 2.500 Marinir AS di Australia pada 2016-2017, saat Washington mengejar strategi "keseimbangan" bagi Asia-Pasifik.

Sebagian besar Marinir akan datang dari Batalyon 1, Resimen Marinir ke-5 di Camp Pendleton di California dan "diharapkan tiba di Australia pada awal April," kata Korps Marinir dalam satu pernyataan.

Kekuatan ini akan mencakup empat helikopter CH-53E Sea Stallion dan sekitar 100 personil untuk mengoperasikan dan memelihara pesawat, katanya.

"Penyebaran ini merupakan demonstrasi nyata dari komitmen berkelanjutan Amerika Serikat untuk aliansi AS-Australia dan wilayah Asia-Pasifik," kata juru bicara Kolonel Brad Bartelt.

"Mereka meningkatkan kerja sama keamanan, kemampuan tanggap bencana, interoperabilitas dan memungkinkan kita untuk berlatih dengan mitra kami guna mengembangkan dan mempertahankan kesiapan kita," katanya.

Presiden Barack Obama mengumumkan pengerahan rotasi Marinir ke Darwin pada tahun 2011, satu langkah yang telah menyebabkan iritasi bagi Beijing.

Para pejabat AS menekankan tidak ada pangkalan Amerika permanen yang didirikan di Australia dan bahwa Marinir akan berputar ke Darwin selama kira-kira enam bulan untuk menjalankan tugas.

Pada November 2012, para pejabat Australia dan AS mengumumkan rencana bagi militer Amerika ke stasiun radar dan teleskop ruang yang kuat di Australia.

Prihatin atas meningkatnya kekuatan militer China dan sikap tegas atas klaim teritorial di Pasifik, Washington telah berupaya untuk meningkatkan keterlibatan militernya di seluruh wilayah dan meningkatkan hubungan pertahanan di Asia Tenggara.
(H-AK)

Editor: Ella Syafputri
Copyright © ANTARA 2014