Kemdikbud tegaskan tidak ada politisasi pendidikan

Kemdikbud tegaskan tidak ada politisasi pendidikan

ilustras Mendiknas Monitoring UN LP Anak Menteri Pendidikan Nasional Muhammad Nuh (kanan) memberikan semangat kepada seorang peserta ujian negara yang juga warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (LP) Anak Tangerang, Tangerang, Banten, Senin (14/4). (ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal)

Pembuatan soal UN itu sudah lama, dan sesuai dengan kisi-kisi,"
Jakarta (ANTARA News) - Kepala Pusat Informasi dan Humas Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Ibnu Hamad mengatakan tidak ada politisasi pendidikan dengan masuknya nama Jokowi dan Partai Keadilan Sejahtera dalam soal Ujian Nasional 2014 tingkat SMA sederajat.

"Pembuatan soal UN itu sudah lama, dan sesuai dengan kisi-kisi," ujar Ibnu Hamad di Jakarta, Rabu.

Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo atau Jokowi terdapat pada soal UN Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris. Sedangkan PKS ada pada soal UN Bahasa Inggris.

"Tidak ada namanya politisasi dalam dunia pendidikan," tegas dia.

Pembuatan soal tersebut dilakukan sejak Juli 2013, dan sudah memenuhi standar operasional pembuatan soal.

Kemdikbud mengatakan pembuatan soal itu tidak ada hubungannya dengan pencapresan Jokowi.

Selain Jokowi, juga ada nama-nama tokoh lainnya seperti Iwan Fals dan Rendra.

Saat ini, Kemdikbud mempelajari lebih mendalam mengenai permasalahan itu.

Soal UN yang memuat mengenai Jokowi itu, hanya ada pada soal UN di 18 provinsi atau 187.000 dari 3,1 juta peserta UN.

(I025/N002)

Editor: Ruslan Burhani
COPYRIGHT © ANTARA 2014

Akibat bencana, 5 SMP di Palu belum bisa ikuti UNBK

Komentar