Salon di Hari Kartini diserbu siswa

Salon di Hari Kartini diserbu siswa

Parade Kebaya Nusantara. Sejumlah model memperagakan busana kebaya Nusantara, saat Parade Kebaya di Royal Plaza Surabaya, Jumat (18/4). Kegiatan bertajuk Exotica Kebaya 2014 yang melibatkan tiga desainer kebaya asal Jatim (Ayok Dwipancara, Elok Regge Napio dan Djoko Sasongko) tersebut, untuk memperingati Hari Kartini. (ANTARA FOTO/Eric Ireng) ()

Sewa pakaian adat terutama kebaya, mulai dari ukuran untuk Sekolah Tanam Kanak-kanak hingga Sekolah Menengah Umum meningkat dibandingkan hari biasanya, bahkan kebaya dewasa cukup ramai."
Cirebon (ANTARA News) - Pada Hari Kartini 21 April 2014 sejumlah salon rias kecantikan di Cirebon, Jawa Barat, diserbu siswa karena mereka diwajibkan mengenakan pakaian adat.

Riani salah seorang pemilik salon rias kecantikan di Cirebon, kepada wartawan, Senin, mengatakan, setiap peringatan Hari Kartini salon miliknya dipenuhi siswa, mereka menyewa kebaya dan pakaian adat tiap daerah.

"Sewa pakaian adat terutama kebaya, mulai dari ukuran untuk Sekolah Tanam Kanak-kanak hingga Sekolah Menengah Umum meningkat dibandingkan hari biasanya, bahkan kebaya dewasa cukup ramai," katanya.

Biasanya, sepekan menjelang Hari Kartini para siswa dua mulai memesan pakaian adat tersebut, kata Riani, karena jika mendadak pesanan mereka sering tidak terpenuhi, kini 100 stel kebaya laris disewa.

Sementara itu Yuanita pemilik salon lain mengaku, pesanan sewa pakaian adat wanita terutama kebaya mulai meningkat tiga hari jelang peringatan hari Kartini.

Dikatakannya, pesanan pakaian adat setiap perayaan hari Kartini cukup menggairahkan, sehingga menguntungkan pemilik salon rias kecantikan di Cirebon.

Wulan, salah seorang siswa di Cirebon mengaku, setiap peringatan Hari Kartini selalu sewa kebaya dan rias model putri Jawa, karena diwajibkan oleh sekolah, selain itu ikut Lomba Kartini. (*)

Pewarta: Enjang Solihin
Editor: Kunto Wibisono
COPYRIGHT © ANTARA 2014

Pemprov DKI Jakarta unggah video ‘Kartini Muda’ yang gugur di tengah pandemi COVID-19

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar