counter

Sepakbola itu pemersatu Indonesia

Sepakbola itu pemersatu Indonesia

Walikota Bandung Ridwan Kamil, Gary Pallister dan Maria Sidabutar dari GM Indonesia meresmikan Lapangan Bawet di bawah sebuah jalan layang di Bandung (Alviansyah Pasaribu)

Nasionalisme kita biasanya muncul kalau ada sepakbola"
Bandung (ANTARA News) - Walikota Bandung Ridwan Kamil menyatakan sepakbola adalah alat pemersatu ampuh di Indonesia di mana nasionalisme pun sering muncul dari cabang olah raga ini.

"Di negeri ini sulit mencari alat pemersatu, kecuali sepakbola. Nasionalisme kita biasanya muncul kalau ada sepakbola. Sepakbola adalah sarana yang paling pas untuk mewujudkan mimpi," kata Ridwan yang hari ini  bersama General Motors Indonesia Chevrolet meresmikan lapangan sepakbola Bawet di Bandung .

Lapangan Bawet yang terletak di bawah jalan layang Pasupati direvitalisasi dengan standar internasional dan alas lapangan menggunakan bahan interlock.

Tempat ini menjadi situs  pertama yang menjadi rangkaian kampanye sosial dan digital Chevrolet bertajuk “What Do You #PlayFor?”.

Revitalisasi dan pengelolaan lapangan berkonsep street football ini akan memberdayakan organisasi lokal berbasis komunitas, Rumah Cemara, yang bergerak di bidang peningkatan kualitas hidup orang-orang dengan HIV.

Warga dekat lapangan di sekitar Jalan Kebon Bibit, Tamansari, Bandung akan dilibatkan mengelola lapangan ini bersama Rumah Cemara.

"Inistiatif hari ini adalah bagian dari kampenya kita, kampanye global untuk mempererat sesama manusia untuk peduli. Dan kami percaya bahwa salah satu alat untuk mempersatukan segala lapisan masyarakat tanpa sekat adalah sepakbola," kata Direktur Public Relation GM Indonesia Maria Sudabutar.

Dalam peresmian ini hadir pula pemain legendaris Manchester United Gary Pallister yang akan melakukan pelatihan keterampilan sepakbola kepada puluhan tim sepakbola lokal di Lapangan Bawet.
 

Pewarta: Alviansyah Pasaribu
Editor: Jafar M Sidik
COPYRIGHT © ANTARA 2014

Hujan batu rusak rumah warga Purwakarta, Ridwan Kamil minta usut

Komentar