Puluhan warga di Pamekasan keracunan makanan

Puluhan warga di Pamekasan keracunan makanan

ilustrasi Sejumlah santri mendapat perawatan, di RSUD Bangkalan, Madura, Jawa Timur, Minggu (16/9) Dari sekitar 500 santri yang dirawat di RSUD setempat akibat keracunan makanan, Sabtu (15/9) kini tinggal 200 orang yang menjalani rawat inap. (ANTARA/ Sahlan Kurniawan)

Ada sekitar 10 orang yang saat ini masih menjalani perawatan medis di Puskesmas Talang ini,"
Pamekasan (ANTARA News) - Puluhan warga Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur, Rabu malam mengalami keracunan setelah makan gado-gado dalam sebuah acara arisan di salah satu rumah warga di daerah itu.

"Ada sekitar 10 orang yang saat ini masih menjalani perawatan medis di Puskesmas Talang ini," kata petugas medis di Puskesmas itu, Nurul, Rabu malam.

Korban merupakan warga Desa Lancar, Kecamatan Larangan, Kabupaten Pamekasan.

Jumlah korban yang dirawat di puskesmas itu sudah berkurang. Sebelumnya, warga yang dilarikan ke Puskesmas Talang untuk menjalani perawatan sebanyak 19 orang. Namun karena kondisinya membaik, sebagian dari mereka diperbolehkan pulang.

Menurut staf Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Pemerintah Kabupaten Pamekasan, Taufiqurrahman yang juga warga desa setempat, jumlah warga yang keracunan sebanyak 21 orang.

Dari jumlah itu, sebanyak 19 orang diantaranya dirawat di Puskesmas Talang, sedangkan dua diantaranya dirawat di rumahnya masing-masing.

Warga yang menjadi korban keracunan makanan ini semuanya merupakan anggota arisan mingguan.

Peristiwa itu terjadi saat mereka menghadiri arisan mingguan di salah seorang rumah warga berinisial ID di Desa Lancar. Keluarga ID memberikan makanan jenis gado-gado kepada semua peserta arisan.

Beberapa saat setelah mereka makan gado-gado itu, sebanyak 21 orang diantaranya mual-mual dan muntah, bahkan sebanyak 19 orang diantaranya terpaksa dilarikan ke Puskesmas terdekat, yakni Puskesmas Talang. (KR-ZIZ/A039)

Pewarta: Abd Aziz
Editor: Ruslan Burhani
COPYRIGHT © ANTARA 2014

311 warga Buton keracunan makanan, Dinkes tetapkan KLB

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar