"Kehadiran BNI di Australia akan membantu diaspora Indonesia, khususnya dalam mengembangkan UKM yang memiliki potensi besar di sektor perdagangan," kata Martin di Jakarta, Kamis.
Menurut dia, BNI memiliki peluang besar untuk terus memperluas bisnisnya di luar negeri. Langkah ini juga sejalan dengan mandat Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang mendorong BNI untuk memperluas jangkauan layanannya secara global.
Baca juga: Anggota Komisi XI dukung ekspansi layanan BNI ke taraf internasional
BNI Sydney dapat membantu memfasilitasi atau memberikan advisory terkait investasi antara kedua negara dengan menyediakan informasi pasar, memperkenalkan investor potensial, dan menawarkan solusi perbankan yang mendukung investasi langsung di sektor-sektor strategis.
BNI Sydney juga dapat berfungsi sebagai pusat informasi bagi pengusaha Indonesia dan Australia yang ingin menjajaki peluang bisnis baru.
Dengan mengadakan seminar, workshop, dan sesi networking, BNI dapat mempertemukan pelaku usaha dari kedua negara untuk menjalin kerjasama yang saling menguntungkan. Selain itu, BNI Sydney juga dapat bekerja sama dengan kedutaan besar, konsulat, dan organisasi bisnis lainnya untuk mendukung inisiatif pemerintah dalam meningkatkan perdagangan dan investasi bilateral.
Adapun hingga saat ini, BNI memiliki kantor-kantor luar negeri di berbagai negara mulai dari Singapura, Hong Kong, Tokyo, Seoul, London, Amsterdam hingga New York.
Baca juga: BNI masuk daftar 1.000 perusahaan terbaik dunia versi majalah TIME
Pewarta: Imamatul Silfia
Editor: Adi Lazuardi
Copyright © ANTARA 2024
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.