Dia merasa yang sampaikan Anies kurang lebih semangatnya sama. "Yang paling utama esensinya itu sama dengan yang saya sampaikan," katanya.
Baca juga: Pramono-Anung dapat dukungan dari keluarga almarhum KH Zainuddin
baik di era Gubernur Anies, Gubernur Ahok, Gubernur Foke, Gubernur Sutiyoso dan sebagainya.
"Tapi secara prinsip spiritnya saya melihat sama," kata Pramono.
Selain itu, Pramono mengaku dirinya sudah mengagendakan pertemuan dengan Anies Baswedan. Namun, pihaknya masih menunggu waktu lantaran Anies baru saja balik dari Jepang.
Baca juga: Pramono: Penting integrasi ke pemerintah pusat untuk atasi banjir
Tapi akan diatur dalam waktu dekat ini karena Anies juga baru pulang dari Jepang. "Ketika Mas Anies di Jepang juga sebenarnya ada komunikasi walaupun tidak secara langsung," ungkap Pramono.
Sebelumnya, Anies Baswedan mengunggah laman visi-misi dan program kerja yang sesungguhnya untuk Pilkada Jakarta 2024. Meski gagal maju Pilkada Jakarta 2024, Anies mengunggah visi-misinya sebagai referensi perbandingan pasangan calon yang sudah ditetapkan.
"Visi, misi dan program untuk Jakarta. Sejak awal memantapkan niat maju dalam Pilgub DKI, kami langsung bergerak menyusun visi, misi dan program untuk Jakarta," kata Anies di akun media sosial X, Kamis (26/9).
Baca juga: Tiga paslon gubernur-wakil gubernur DKI deklarasikan kampanye damai
Sayap kebijakan ini, menurut Anies, sudah bergerak jauh sebelum dipastikan dapat tiket Pilkada Jakarta.
"Anggap saja sebagai pertanggungjawaban pada publik dan sebagai referensi tambahan dalam menimbang para paslon yang ada," kata Anies.
Sedangkan tim lainnya yang mengurus kebijakan bertugas mengompilasi menjadi dokumen yang dikoordinir oleh Tom Lembong.
Pewarta: Siti Nurhaliza
Editor: Sri Muryono
Copyright © ANTARA 2024
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.