Buah kering bisa bantu pengurangan berat badan

Buah kering bisa bantu pengurangan berat badan

Penggunaan buah kering dalam diet bisa membantu mempercepat proses pengurangan berat badan. (Pixabay)

Jakarta (ANTARA News) - Orang-orang yang mengatur diet untuk mengurangi berat badan biasanya diminta untuk menghindari buah kering karena mengandung banyak gula, tetapi hasil penelitian terbaru menunjukkan bahwa buah kering bisa memudahkan pengaturan diet dengan menekan nafsu makan.

Menurut para peneliti dari Liverpool University di Inggris, makan buah kering bisa membantu menahan rasa lapar karena kandungan serat tinggi pada buah membuat perut merasa kenyang lebih lama.

Para peneliti melakukan riset itu untuk melihat pengaruh buah kering dalam diet dengan melacak berat badan dan nafsu makan 100 pria dan perempuan kelebihan berat badan yang mendapatkan saran diet komprehensif. Separuh di antaranya diberi buah kering untuk kudapan.

Para pria diminta makan buah prune kering sekitar 170 gram atau 15 prune sehari dan perempuan 140 gram atau 12 prune sehari. Buah prune atau plum Eropa kaya serat sehingga membuat orang merasa kenyang dalam waktu lama.

Kedua kelompok kehilangan berat badan sekitar empat pound atau 1,8 kilogram dan ukuran pinggangnya berkurang satu inchi selama tiga bulan, demikian hasil penelitian yang dilansir laman Mail Online.

Namun demikian, pengurangan berat badan pada kelompok pengonsumsi prune lebih cepat pada akhir diet.

Peneliti Jo Harrold mengatakan meski prune dikenal menyebabkan gangguan pencernaan, para peserta penelitian bisa mentoleransinya.

Kolega Harrold, Jason Halford, mengatakan tampaknya efek menekan nafsu makan prune melebihi dampak akibat kandungan gulanya.

Dia menduga buah kering yang lain, seperti kismis, punya keuntungan yang hampir sama.

Ia menambahkan, makan lebih banyak buah kering memudahkan orang memenuhi kebutuhan untuk mengonsumsi lima porsi buah dan satu setiap hari.

Penerjemah:
Editor: Maryati
COPYRIGHT © ANTARA 2014

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar