UMY bantu penderita diabetes melalui Rumpi Pendiam

UMY bantu penderita diabetes melalui Rumpi Pendiam

Alat test gula darah Accu check active. (ANTARA/HO)

Rumah Peduli Penderita Diabetes Mellitus (Rumpi Pendiam) merupakan kegiatan yang mengarah pada peningkatan kualitas hidup penderita, dan penumbuhan kesadaran diri penderita diabetes mellitus,"
Yogyakarta (ANTARA News) - Tim mahasiswa Ilmu Keperawatan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta membantu penderita diabetes mellitus di Desa Tlogo, Kasihan, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, dengan memberikan pendampingan melalui Rumah Peduli Penderita Diabetes Mellitus (Rumpi Pendiam).

"Rumah Peduli Penderita Diabetes Mellitus (Rumpi Pendiam) merupakan kegiatan yang mengarah pada peningkatan kualitas hidup penderita, dan penumbuhan kesadaran diri penderita diabetes mellitus," kata Ketua Pelaksana Rumpi Pendiam Zulfa Mahdiatur Rasyida di Yogyakarta, Kamis.

Menurut dia, kegiatan tersebut dijalankan karena pelayanan kesehatan dan upaya promotif serta preventif yang diberikan oleh petugas kesehatan di daerah tersebut masih kurang, sehingga penderita diabetes mellitus terus menerus meningkat.

Selain itu, pengetahuan tentang diabates mellitus juga masih minim dan penderitanya masih jarang yang mau meminum obat.Padahal, pengetahuan tentang diabetes serta pencegahan dan cara pengobatannya itu dibutuhkan bagi mereka.

Ia mengatakan diabetes mellitus itu bisa memunculkan penyakit-penyakit lain dan menjadikan penderitanya menderita komplikasi.

"Masyarakat Desa Tlogo membutuhkan suatu tempat untuk berbagi pengalaman dan pengetahuan tentang apa yang telah mereka lakukan dalam upaya pencegahan komplikasi penyakit yang disebabkan diabetes mellitus. Oleh karena itu, kami membuat Rumpi Pendiam," katanya.

Menurut dia, di Rumpi Pendiam itu para penderita diabetes mellitus bisa berkumpul dan saling membantu serta memotivasi untuk mempertahankan pola hidup sehat. Hal itu diharapkan mampu membentuk perilaku para penderita ke arah yang adaptif.

Kegiatan yang dilaksanakan di Rumpi Pendiam seperti pemeriksaan rutin setiap minggu yakni pengukuran kadar gula darah, tekanan darah, dan berat badan.

Selain itu juga memberikan pengarahan pada para penderita diabetes mellitus bagaimana melakukan pencegahan dari penyakit komplikasi.

"Salah satunya dengan berdiskusi bersama pakar dalam bidang diabetes mellitus, dan kami juga memberikan pelatihan senam kaki diabetik pada para penderita," katanya.

Anggota tim Rumpi Pendiam antara lain Sri Ayu Rahayu Paneo, Savira Dhania Mukti, Afi Budi Kurniawan, dan Lia Nur Latifah.

(B015/M008)

Pewarta: Bambang Sutopo Hadi
Editor: Ruslan Burhani
COPYRIGHT © ANTARA 2014

Komentar