Huawei dan Phoenix TV Membawa Teknologi Cloud ke Layar Kaca

Kemitraan TIK ini mempersiapkan Phoenix TV masuk ke era "omnimedia"

BEIJING, 13 Juni 2014 (ANTARA/PRNewswire) -- Huawei, penyedia solusi teknologi komunikasi dan informasi (TIK) global terkemuka, dan Phoenix TV, stasiun televisi terkemuka yang beroperasi di seluruh dunia, mengumumkan peluncuran platform pusat data cloud "2&7", yang dirancang khusus untuk memungkinkan stasiun televisi ini untuk memigrasikan seluruh operasinya ke dalam platform TIK berbasis TIK yang canggih.

(Foto: http://photos.prnasia.com/prnh/20140613/0861404132 )

Informasi detail mengenai kemitraan ini diumumkan pada ajang Konferensi Tingkat Tinggi Pusat Data Cloud Omnimedia Phoenix TV dan Huawei yang diselenggarakan pada tanggal 12 Juni di Beijing. KTT ini merupakan sebuah platform bagi hampir 300 direktur dan pakar industri dari sejumlah stasiun TV, grup media, perusahaan media jaringan, perusahaan pasca produksi, integrator media, dan firma konsultasi dari seluruh dunia untuk membahas dan berbagi mengenai berbagai peluang, tantangan, dan praktik pengembangan infrastruktur TIK di era omnimedia.

Prakarsa ini, yang mencakup pusat operasional Phoenix TV di Beijing dan Hong Kong (makna "2" dalam "2&7"), serta sejumlah kantor cabangnya yang tersebar di Shanghai, Taipeh, London, Paris, Washington DC, dan Los Angeles (makna dari "7"), akan memungkinkan stasiun televisi ini untuk menghadapi tantangan industri pertelevisian di era omnimedia seiring dengan berevolusinya kebiasaan penonton atau pengguna dalam mengkonsumsi berita dan informasi di berbagai platform media, dalam resolusi tinggi dan multi platform - tak lagi hanya melalui layar televisi. Prakarsa ini akan membantu Phoenix TV untuk mempercepat produksi kontennya di seluruh dunia bermigrasi dari produksi berbasis kaset (tape-based) menjadi secara real-time dan daring, yang pada akhirnya meningkatkan pengalaman pengguna. Prakarsa ini adalah strategi inti dari Phoenix TV di era omnimedia ini.

"Karena kami selalu berinovasi di dalam membuat konten, begitupun kebiasaan para pemirsa kami terus berubah di dalam menikmatinya, kami menerapkan teknologi ini untuk menjawab berbagai tantangan di dalam era omnimedia," ujar Wang Hongbo, Wakil Direktur Manajemen Informasi dan Jaringan Phoenix TV. "Kemunculan komputasi cloud telah membawa berbagai tantangan dan peluang baru bagi industri IT. Transformasi kami untuk menjawab segala tantangan di era omnimedia telah mendorong kami mengembangkan sebuah platform komprehensif yang mengintegrasikan segala sumber daya perusahaan kami dan melayani lembaga-lembaga kami yang tersebar dengan lebih cepat dan lebih hemat. Kami yakin solusi pusat data cloud terdistribusi Huawei akan membantu kami mewujudkan sebuah platform IT yang aman, handal, dan mudah untuk dioperasikan," tambahnya.

David He, Presiden Pemasaran dan Penjualan Solusi Huawei Enterprise Business Group, mengatakan, "kerjasama antara Phoenix TV dan Huawei akan mempercepat pembangunan era omnimedia dan akan memberikan pengalaman media yang luar biasa bagi para konsumen. Didukung dengan inovasi teknis, Phoenix TV menginterkoneksikan seluruh sumber daya perusahaan globalnya dan menciptakan platform omnimedia berkualitas wahid kepada seluruh konsumennya di seluruh dunia. Huawei telah mengintegrasikan berbagai solusi dan produk TIK, termasuk pusat data cloud terdistribusi, jaringan tangkas, dan penyimpanan terpadu, untuk Phoenix TV demi menangkap dan mewujudkan segala peluang di era omnimedia."

Phoenix TV telah merampungkan pembangunan datanya di Beijing, Hong Kong, dan London. Pada akhir 2014, Phoenix TV segera merampungkan dan mengintegrasikan enam pusat data regional lagi. Arsitektur baru yang disediakan oleh Huawei ini membantu Phoenix TV untuk mengelola secara fisik berbagai pusat data yang tersebar, sehingga memungkinkan Phoenix TV untuk menayangkan berita pada acara-acara penting dari seluruh dunia minimal dalam waktu 5 menit.

Selain pusat data cloud terdistribusi, Huawei juga menyediakan sistem operasi cloud-nya, yaitu FusionSphere, firewall seri USG9500, switch S9700, OceanStor Enterprise Storage, pusat data modular IDS2000. Hasilnya, Phoenix TV berhasil memperoleh penghematan biaya pengembangan sebesar 20% dan peningkatan 60% pada pemanfaatan server.

Venecia Liu, Wakil Presiden Riset dari Gartner, mengatakan, "Di era digital ini, yang di mana semuanya serba terpusat, perusahaan media harus mentransformasikan model bisnis mereka dan mengadopsi pendekatan omnimedia. Konten perlu didistribusikan melalui multi platform dan saluran media yang baru agar pemirsa dapat mengakses dari mana saja dan kapanpun. Transformasi ini telah mendorong terciptanya pengembangan TIK pada industri media, khususnya dengan teknologi seperti komputasi cloud, big data, dan internet seluler."

Huawei berdedikasi untuk membangun infrastruktur yang berorientasi pada konsumen untuk klien media demi memanfaatkan semua peluang yang disediakan oleh era omnimedia. Solusi TIK inovatif kini melayani lebih dari 1000 klien media dan 50.000 jaringan media di seluruh dunia. Klien-klien media Huawei di antaranya adalah Phoenix TV, China Central Television, Shenzhen Media Group, IMG, Jordan Radio and Television Corporation, Rain Post, All-Russia State Television and Radio Broadcasting Company, Illumination Entertainment, dan Pinewood Studios.

Sekilas tentang Huawei

Huawei adalah penyedia solusi teknologi komunikasi dan informasi (TIK) global terkemuka. Melalui inovasi yang berorientasi pada konsumen dan jaringan kemitraan yang kuat, Huawei telah mengembangkan berbagai keunggulan di sektor jaringan dan perangkat telekomunikasi dan komputasi cloud. Huawei berkomitmen untuk menciptakan nilai maksimal bagi para operator, perusahaan, dan pelanggan telekomunikasi dengan menyediakan beragam solusi dan layanan kompetitif. Produk dan solusi Huawei telah digunakan di lebih dari 170 negara dan wilayah, melayani lebih dari sepertiga populasi dunia.

Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi http://www.huawei.com.

Sumber  Huawei

Editor: PR Wire
COPYRIGHT © ANTARA 2014

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar