Manila (ANTARA News) - Keluarga yang mengungsi akibat hujan lebat dan banjir di Maguindanao, Filipina Selatan sejak 13 Juni, mencapai 13.064 keluarga sampai dengan Jumat malam yang tersebar di 91 desa dari 13 kota.

Kantor Berita Filipina, PNA melaporkan, Dewan Pengurangan Resiko Bencana Nasional dan Manajemen (NDRRMC) menyatakan bahwa keluarga pengungsi berasal dari kota Datu Abdullah Sangki (773 keluarga), Datu Montawal (1.160 keluarga), Datu Salibo (300 keluarga), Mamasapano (2.000 keluarga), -bu Kabuntalan (4.467 keluarga), Northern Kabuntalan (2.095 keluarga), Rajah Buayan (755 keluarga), dan Sultan Sa Barongis (1.514 keluarga).

Sementara untuk daerah Ampatuan, Datu Odin Sinsuat, Datu Piang, Pagalungan, dan Sharif Saydona penaksiran jumlah keluarga yang mengungsi masih berlangsung.

NDRRMC menambahkan banjir memburuk karena banyaknya eceng gondok di Sungai Tamontaka dan Rio Grande De Mindanao.

Kerusakan akibat banjir pada pertanian ditaksir 805.000 peso, namun bisa lebih dari itu kata para pejabat.

Meski dilanda banjir, jembatan dan jalan, hubungan transportasi masih dapat dilalui sementara pasokan listrik dan air normal.

(Uu.H-AK)


Editor: Heppy Ratna Sari
Copyright © ANTARA 2014