Jangan ejek Jokowi "ndeso"

Jangan ejek Jokowi "ndeso"

Calon presiden nomor urut dua, Joko Widodo, saat menyampaikan orasi politik ketika kampanye terbuka di Tempat Pelelangan Ikan Lamongan, Jawa Timur, Minggu (29/6). (ANTARA FOTO/Widodo S Jusuf)

... katanya wajah saya wajah ndeso... "
Bandung (ANTARA News) - Calon presiden Joko Widodo, meminta pihak-pihak yang sering mengejek dia dengan sebutan ndeso agar berhati-hati karena ungkapan itu sama saja mengejek seluruh masyarakat desa. 

Kata ndeso dalam pengertian umum bahasa Jawa bermakna kurang elok, setara dengan (maaf) kampungan dalam bahasa Indonesia. 

"Banyak yang menjelekkan saya, katanya wajah saya wajah ndeso, artinya menjelekkan orang desa khan. Hati-hati itu artinya meremehkan kita semua khan," kata Jokowi, pada acara Himpunan Kerukunan Tani Indonesia pimpinan Osman Odang, di Lapangan Tegalega, Bandung, Jawa Barat, Kamis.

Jokowi mengatakan selama ini dirinya berusaha merendah, namun hal itu justru membuat orang lain merasa leluasa menginjak-injak harga dirinya dengan beragam ejekan dan fitnah.

"Dipikir pak Jokowi ndak dengar. Saya merendah diinjak-injak, dipikir diam tidak bisa apa-apa," kata dia. 

Tentang sebutan kepada Jokowi ini, Ketua Umum DPP PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, pernah secara lantang di depan publik menyebut dia sebagai "si kerempeng".

Jokowi mengingatkan kepada seluruh pendukung, hingga Pemilu Presiden 9 Juli 2014 akan banyak fitnah ditujukan kepadanya. 

"Ini Bulan Ramadhan, dijelekin ndak apa-apa, kita balas dengan kebaikan-kebaikan. Tidak usah dijawab emosional," ucap dia.

Pewarta: Rangga Jingga
Editor: Ade P Marboen
COPYRIGHT © ANTARA 2014

Rahasia dagangan laris ala Presiden Jokowi

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar