counter

Kenyataan pelaksanaan Pemilu bagi Boediono

Kenyataan pelaksanaan Pemilu bagi Boediono

Wakil Presiden Boediono (kiri) bersama istri, Herawati menujukkan surat suara saat mengikuti pencoblosan di TPS 102, Sleman, Rabu (9/7). Wapres dan istri menggunakan hak pilihnya untuk memilih Presiden dan Wakil Presiden 2014 di TPS dekat rumah di Yogyakarta. (ANTARA FOTO/Regina Safri/mes/14).

... Siapapun yang terpilih nanti harus didukung, karena semua calon tersebut adalah putra-putra terbaik bangsa... "
Sleman, Yogyakarta (ANTARA News) - Wakil Presiden Boediono menilai pemberitaan yang panas di sejumlah media massa seputar Pemilihan Presiden 2014, ternyata tidak seperti yang terjadi di lapangan atau di masyarakat.

"Masyarakat cukup tenang dan mampu menahan diri," kata Boediono, seusai memberikan hak suara di TPS 102 Depok, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Rabu.

Boediono juga berpesan masyarakat tidak terpancing isu-isu tidak jelas sumbernya.

"Dengan demikian suasana Pemilu yang bersamaan dengan bulan Ramadhan ini dapat menjadi keberkahan bagi seluruh masyarakat Indonesia," katanya.

Boediono beserta istrinya, Herawati Boediono, dan menggunakan hak pilihnya pada pukul 09.00 WIB.

Rombongan wapres RI disambut Muspika Kecamatan Depok. Setelah melakukan pendaftaran calon pemilih, Boediono dan Ibu Herawati Boediono masuk ke bilik suara masing-masing sebagaimana rakyat pemilih lain. 

Boediono, berharap agar Pemilu Presiden 2014 dapat berjalan dengan lancar, tertib dan damai.

"Siapapun yang terpilih nanti harus didukung, karena semua calon tersebut adalah putra-putra terbaik bangsa," kata dia. 

Pewarta: Victorianus Sat Pranyoto
Editor: Ade P Marboen
COPYRIGHT © ANTARA 2014

Moeldoko: pemilu usai, tinggalkan buzzer politik

Komentar