Singaraja, Bali (ANTARA) - Penjabat Bupati Buleleng, Bali, Ketut Lihadnyana mengajak sekolah khususnya tingkat SMA dan SMK untuk turut serta membantu masyarakat Buleleng yang kurang beruntung secara ekonomi.
“Saya mengajak sekolah khususnya SMA dan SMK untuk peduli terhadap sesama utamanya dalam membantu masyarakat Buleleng yang kurang beruntung secara ekonomi,” ujarnya di Kota Singaraja, Kamis.
Baca juga: Yayasan Disleksia Bali bantu anak berkebutuhan khusus di Buleleng
Terbukti, ada banyak perusahaan yang ikut tergerak untuk membantu. Tidak hanya perusahaan, tetapi juga pihak-pihak terkait seperti kepolisian dan TNI juga turut serta. Sehingga, upaya-upaya pengentasan kemiskinan bisa berjalan di Buleleng dan tidak hanya mengandalkan anggaran dari Pemkab Buleleng.
“Dari awal saya ditugaskan sebagai Pj Bupati, saya sudah memikirkan bagaimana untuk membantu masyarakat Buleleng yang kurang beruntung. Saya mengucapkan terima kasih atas dukungan seluruh pihak selama ini,” katanya.
Baca juga: Sekolah di Buleleng perkuat kerja sama pendidikan dengan PCC Australia
Secara tidak langsung adalah yayasan yang bergerak membentuk panti asuhan. Sedangkan, bantuan langsung seperti yang dilakukan Yayasan MBS yaitu membantu pembangunan rumah. Selain itu, kolaborasi juga dilakukan dengan sekolah.
Sekolah yang sudah sering membantu adalah SMA Negeri 1 Singaraja. Ia mengajak sekolah lainnya untuk turut serta membantu masyarakat Buleleng yang kurang beruntung.
Baca juga: Praktisi pendidikan rekomendasikan penerapan pendidikan di Buleleng
Pada kesempatan ini, juga diserahkan secara simbolis pembangunan rumah sejahtera terpadu kepada penerima manfaat dari Desa Poh Bergong dan Kelurahan Banyuning, Kecamatan Buleleng.
Pewarta: IMBA Purnomo/Rolandus Nampu
Editor: Bambang Sutopo Hadi
Copyright © ANTARA 2024
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.