counter

Lima fakta tentang Mario Goetze

Lima fakta tentang Mario Goetze

Selebrasi penyerang Jerman Mario Goetze usai mencetak gol ke gawang Argentina pada Final Piala Dunia 2014 di Maracana Stadium, Rio de Janeiro (13/7). (AFP PHOTO/ODD ANDERSEN)

Rio de Janeiro (ANTARA News) - Berikut lima fakta tentang Mario Goetze, pencetak gol tunggal kala Jerman mengalahkan Argentina di final piala dunia 2014 seperti dilansir di AFP.

*Pemain 22 tahun ini pernah dikecam oleh fans Borussia Dortmund karena pindah ke rival abadinya, Bayern Muenchen, 12 bulan lalu. Dengan bandrol 37 juta euro membuat dirinya menjadi pemain termahal di Jerman sampai Arsenal memboyong Mesut Oezil dengan harga 50 juta euro.

Goetze berjuang untuk bermain secara regular di Bayern tetapi baru mencetak 10 gol di Liga dalam 27 penampilannya musim 2013/2014. Dia bergabung dengan Dortmund ketika masih berumur delapan tahun dan merupakan pemain kunci ketika menjuarai Bundesliga musim 2010/2011 dan 2011/2012.

*Goetze merupakan pemain pengganti pertama yang mencetak gol kemenangan di final piala dunia. Kini dia telah mencetak 11 gol dalam 35 penampilannya bersama Die Mannschaft. Goetze melakukan debut pertamanya dengan tim nasional Jerman pada November 2010, ketika menjadi pemain pengganti yang tanpa gol melawan Swedia.

Gol pertamanya untuk Jerman yakni pada 10 Agustus 2011. Gol itu menjadikan dirinya bergabung dengan jajaran pemain muda yang mencetak gol untuk negaranya pada umur 19 tahun 68 hari.

*Goetze pernah menjalin hubungan dengan Eva Green dalam dua tahun tetapi sekarang mengencani model top Ann Kathrin Brommel.

*Meski penampilannya yang glamor, Goetze mengaku tidak meperdulikan tentang penampilannya. Kata Goetze kepada GQ saat wawancara, "Saya menjaga penampilan saya seperti Marco (Reus teman baiknya). Tetapi saya tidak berkonsentrasi pada detil, itu tidak terlalu penting buat saya."

*Goetze pernah menyamakan pesepak bola dengan seorang petinju. Katanya ketika wawancara pada Desember 2012 ketika tengah berjuang sembuh dari cedera, "Petinju perlu semangat berjuang, ambisi, dan kekuatan. Dan itu merupakan kualitas yang perlu dimiliki oleh seorang pesepak bola. Seperti saya dan cedera saya. Kamu sendirian dan kamu harus kembali pada level kebugaraan kamu sebelumnya. Itu bisa menyita hingga beberapa minggu, bahkan berbulan-bulan. Jadi ada kesamaan dengan para petinju: berdiri di ring, menonton setiap menitnya dan tidak ada yang terjadi pada dirinya."

Penerjemah:
Editor: Suryanto
COPYRIGHT © ANTARA 2014

Komentar