Tips cegah penderita diabetes dan hipertensi kolaps saat Lebaran

Oleh Lia Wanadriani Santosa

... jangan kalap saat Hari Raya, makanlah seperti biasa, hanya saja menunya yang spesial... "
Jakarta (ANTARA News) - Dalam beberapa kasus ditemui penderita diabetes dan hipertensi kolaps sesaat setelah mengonsumsi hidangan saat Lebaran. Berikut tips dari para ahli kesehatan mencegah hal ini terjadi.

1. Modifikasi resep masakan. Ahli nutrisi dari dari penyedia layanan solusi makanan sehat, SlimGourmet, Vien Karina V, S.Gz, berturut kepada www.antaranews.com, modifikasi resep terutama berlaku untuk menu masakan berkandungan tinggi santan, garam dan gula.

Menurut dia, khusus bagi penderita hipertensi, tips yang bisa dipertimbangkan adalah:

1. Sebaiknya mengganti santan kental dalam masakan, misalnya dengan santan encer. Kemudian, lanjut dia, khusus untuk penderita diabetes, sebainya mengonsumsi pemanis atau sirup khusus untuk hidangan manis.

2. Batasi asupan sodium dan karbohidrat. Ahli nutrisi, dr Tirta Prawita Sari, M.Sc, Sp.GK, mengungkapkan, bagi penderita hipertensi, masalah kesehatan mereka ialah asupan sodium pada makanan, misalnya pada masakan berbahan dasar daging.

"Daging cukup banyak mengandung sodium alias kalium. Tanpa menambahkan garam dalam masakan daging sudah banyak mengandung sodium. Membatasinya akan mengurangi asupan sodium," kata dia dalam surat elektronikanya.

Lain halnya dengan penderita diabetes. Menurut dia, bagi penderita diabetes, hal yang menjadi masalah ialah metabolisme karbohidrat. Oleh karena itu, dia memberi tips bagi penderita disbetes.

1. Batasi konsumsi karbohidrat setidaknya 55 persen dari kebutuhan energi total. "Bila kebutuhan energi kita 2.000 kkal, maka jumlah karbohidrat maksimal 275 gram atau 6-7 porsi per hari. Satu porsi nasi sekitar 3/4 gelas," ujar dia. Penting juga menghindari asupan karbohidrat sederhana misalnya gula merah dan sirup, maksimal 50 gram atau sekitar tiga sendok makan gula pasir.

2. Kontrol porsi makan. Menurut Karina, Lebaran bukanlah saatnya mengonsumsi makanan sebanyak-banyaknya. Sebaliknya, tetaplah untuk mengontrol porsi makan. "Ingat, jangan kalap saat Hari Raya, makanlah seperti biasa, hanya saja menunya yang spesial," ujarnya.

Selain itu, saat makan sebaiknya pergunakan porsi kecil. Terutama berlaku saat Anda bertamu ke lebih dari satu rumah sanak-saudara.

3. Berilah jeda pada setiap menu makanan.

4. Minum air putih. Tentang ini Prawita menyarankan, setidaknya pastikan asupan air putih delapan gelas per hari. Bagi penderita diabetes, air untuk mencegah kenaikan gula darah secara tiba-tiba. Di samping itu, air putih juga dapat memberi rasa kenyang lebih lama.

5. Hindari atau kurangi konsumsi kuah gulai, rendang, air sirup misalnya pada es buah, kue-kue kering dan cokelat.

6. Tetap beraktifitas fisik untuk mencegah penimbunan kelebihan energi dalam bentuk lemak.

7. Perhatikan asupan serat karena sangat membantu kadar gula darah.

8. Jangan minum minuman manis. Prawita mengatakan, ketimbang mengonsumsi minuman manis, jauh lebih baik minum air putih atau teh tawar. Kemudian, kurangi konsumsi kue kering dan es buah dan sebaiknya sajikan buah potong.

Oleh Lia Wanadriani Santosa
Editor: Ade P Marboen
COPYRIGHT © ANTARA 2014

Dirjen P2P Kemenkes pastikan tenaga ahli diabetes di Indonesia mencukupi

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar