Saya tidak tahu ketinggian air berapa. Yang jelas setinggi leher saya
Jakarta (ANTARA) - Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur sedang menyiapkan bantuan logistik dan obat-obatan bagi para pengungsi akibat banjir di Kebon Pala, Kampung Melayu, Kecamatan Jatinegara.
"Apapun kebutuhan para pengungsi saya sudah beritahukan kepada lurah (Kampung Melayu)," kata Wali Kota Jakarta Timur M Anwar saat meninjau lokasi pengungsian korban banjir di SDN 01 Kampung Melayu pada Kamis.
Koordinasi penyiapan logistiknya dipastikan siap dan lengkap, baik kesehatan maupun kebutuhan tidur hingga makanan.
Di lokasi pengungsian SDN 01 ini terdapat 15 kepala keluarga (KK) dengan 42 jiwa yang merupakan korban banjir Kebon Pala.
"Banjir ini memang tahunan, kiriman dari Bogor. Jadi, mungkin masyarakat sudah terbiasa tapi kan kita sebagai pemerintah telah mengupayakan mengatasi persoalan banjir, seperti sodetan Kali Ciliwung," kata Anwar.
Baca juga: Polda Metro evakuasi warga yang terdampak banjir di Jakarta Timur
Berdasarkan informasi yang diperolehnya, warga yang tinggal di RW 04, 05, 07 dan 08 Kelurahan Kampung Melayu mendiami kontur tanah yang rendah sehingga terdampak banjir.
Salah satu pengungsi, Juria menyebutkan, dirinya terpaksa mengungsi karena ketinggian airnya sudah mencapai leher orang dewasa
"Saya tidak tahu ketinggian air berapa. Yang jelas setinggi leher saya," katanya.
Dia mengungsi bersama anaknya yang masih kecil, sementara orang tuanya masih ada di rumah.
Kepala Pelaksana BPBD Provinsi DKI Jakarta, Isnawa Adji menuturkan banjir yang terjadi di kawasan Kebon Pala, Kelurahan Kampung Melayu, Kecamatan Jakarta Timur, disebabkan karena luapan Kali Ciliwung.
"Ada total 29 RT di Kelurahan Kampung Melayu yang terendam banjir. Ketinggian air 30 sampai dengan 250 sentimeter (cm)," katanya.
Baca juga: Kali Ciliwung meluap, permukiman warga Kebon Pala terendam banjir
Selain itu, banjir juga merendam 13 RT di Kelurahan Bidara Cina, Jatinegara. Banjir merendam rumah warga hingga mencapai ketinggian 115 cm sampai 175 cm.
"13 RT di Kelurahan Bidara Cina yang terendam banjir akibat luapan Kali Ciliwung," ujarnya.
Kemudian 1 RT di Kelurahan Balekambang, Kramat Jati, juga tergenang banjir hingga ketinggian 220 cm. Penyebab karena luapan Kali Ciliwung.
Di Kelurahan Cawang terdapat 2 RT yang terendam banjir dengan ketinggian 220 cm. Selanjutnya 1 RT di Kelurahan Cililitan juga terendam. Banjir dengan ketinggian 190 cm.
"Penyebab banjir di wilayah Jakarta Timur disebabkan oleh luapan Kali Ciliwung," katanya.
Pewarta: Syaiful Hakim
Editor: Sri Muryono
Copyright © ANTARA 2024
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.