Cianjur (ANTARA) - Kepolisian Resort Cianjur, Jawa Barat, mendirikan posko dapur umum di sejumlah titik bencana alam di wilayah selatan Cianjur, serta membagikan bantuan bagi warga yang mengungsi akibat bencana alam longsor, banjir dan pergerakan tanah.

Kapolres Cianjur AKBP Rohman Yonky Dilatha di Cianjur Kamis, mengatakan setelah menerima laporan bencana dari 7 Polsek di wilayah selatan pihaknya langsung menuju ke lokasi sekaligus melakukan pemetaan karena sejumlah jalur utama terputus akibat bencana.

"Laporan dari jajaran polsek di wilayah selatan ada beberapa wilayah terkena banjir, beberapa akses jalan terputus akibat longsor, dan rumah warga yang rusak karena pergerakan tanah, sehingga kami akan mendirikan posko bantuan," katanya.

Tidak hanya mendirikan posko dapur umum, pihaknya bersama Kodim 0608 Cianjur akan membangun tenda darurat di sejumlah titik serta melakukan bakti sosial, pemeriksaan kesehatan bagi warga yang mengungsi baik terpusat atau yang mengungsi ke rumah saudaranya.

Bahkan personil yang sudah turun ke lokasi membawa peralatan penyelamatan seperti perahu karet, gergaji mesin, dan alat lain yang dapat bermanfaat dalam proses evakuasi karena sejumlah jalur utama tertutup material longsor tanah dan pohon berbagai ukuran.

"Kami akan maksimalkan upaya membantu masyarakat di wilayah terdampak, termasuk membantu proses evakuasi longsor yang menutup landasan jalan dan perkampungan warga di wilayah selatan," katanya.

Dia menambahkan bantuan akan disalurkan ke Kecamatan Agrabiinta yang dilaporkan dilanda banjir, longsor dan pergerakan tanah, dimana sekitar 200 kepala keluarga terpaksa mengungsi ke aula desa dan tenda pengungsian.

"Berbagai upaya akan kita lakukan di lokasi guna meringankan beban warga terdampak, termasuk menyiagakan anggota melibatkan jajaran Polsek guna membantu proses evakuasi saat dibutuhkan," katanya.

Baca juga: 110 KK terdampak banjir setinggi 2 meter di Agrabinta Cianjur

Baca juga: Polri gerak cepat evakuasi ibu dan bayinya terdampak banjir Sukabumi

Pewarta: Ahmad Fikri
Editor: Budi Suyanto
Copyright © ANTARA 2024