Kathmandu (ANTARA) - Tiga perempat dari kendaraan roda empat listrik yang diimpor oleh Nepal dalam lima bulan pertama tahun fiskal berjalan 2024-2025 berasal dari China, demikian disampaikan Departemen Bea Cukai Nepal pada Minggu (22/12).

Nepal mengimpor total 4.697 unit kendaraan listrik hingga pertengahan Desember dan 3.590 unit di antaranya berasal dari China, mencakup 76,43 persen dari totalnya, tunjuk data dari departemen tersebut.

Negara di Asia Selatan ini mencatatkan peningkatan impor kendaraan listrik yang pesat dalam beberapa tahun terakhir, seiring pemerintah mempromosikan penggunaan pembangkit listrik tenaga air di negara tersebut.

Sebanyak 11.701 unit kendaraan listrik diimpor pada tahun fiskal 2023-2024, dengan 8.065 unit di antaranya berasal dari China, menurut departemen itu.

Sementara itu, sebanyak 4.050 dan 1.805 unit kendaraan listrik dikirim ke Nepal masing-masing pada tahun fiskal 2022-2023 dan 2021-2022.

Pewarta: Xinhua
Editor: Ade irma Junida
Copyright © ANTARA 2024

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.