counter

Pemkab Nunukan bekerja sama dengan LKBN Antara

Pemkab Nunukan bekerja sama dengan LKBN Antara

ILUSTRASI- Kerjasama LKBN ANTARA dengan KONI Pusat (ANTARANews/ferly)

Jakarta (ANTARA News) - Pemerintah Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, berencana bekerja sama dengan Perum LKBN Antara dalam bidang pemberitaan mulai tahun depan.

Dengan kerja sama itu diharapkan penyebarluasan informasi mengenai potensi kabupatan dan provinsi termuda ini bisa dimaksimalkan, kata Kepala Bagian Humas Protokoler Kabupaten Nunukan Ilham Zain di Jakarta, Kamis.

Ilham mengatakan pemberitaan mengenai Kalimantan Utara masih kurang bergema.

"Lewat Antara gaungnya bisa lebih kuat," kata Ilham di Kantor Pusat Antara.

Selain bekerja sama dalam bentuk pemberitaan seperti teks dan audio visual, dia mengatakan Antara juga dapat membantu meningkatkan kualitas sumber daya manusia Nunukan dalam bidang jurnalistik.

Dia mengungkapkan kerja sama Pemerintah Kabupaten Nunukan dengan Perum LKBN Antara akan berjalan efektif pada 2015.

"Semoga kerja sama ini dapat membantu memacu pembangunan daerah menjadi lebih maksimal," ujar dia.

Senada dengan Ilham, Kepala Biro LKBN Antara Kalimantan Utara Iskandar Zulkarnain mengatakan bahwa kerja sama ini dapat menjadi sarana menginformasikan kondisi pemerintah daerah ke pemerintah pusat.

Pada kesempatan yang sama, Direktur SDM dan Umum Perum LKBN Antara Naufal Mahfudz mengatakan masyarakat di daerah strategis seperti Provinsi Kalimantan Utara yang berbatasan langsung dengan Malaysia membutuhkan berita-berita objektif dan proporsional.

"Berita-berita di perbatasan bisa jadi merugikan masyarakat atau hanya berisi sensasi sehingga harus diseimbangkan," kata Naufal.

Pihaknya berharap kerja sama ini akan membantu mengembangkan Provinsi Kalimantan Utara, khususnya Kabupaten Nunukan.

Sementara itu, Kepala Divisi Pemberitaan Internasional dan Ekonomi LKBN Antara Bambang Purwanto menekankan berita dari luar Jakarta bagi penting karena Antara diandalkan oleh media "mainstream" sebagai pemasok berita berbagai daerah.

Pewarta: Nanien Yuniar
Editor: Ruslan Burhani
COPYRIGHT © ANTARA 2014

Kantor Berita Xinhua kerjasama konten pemberitaan dengan LKBN Antara

Komentar