Washington (ANTARA) - Wakil juru bicara PBB Farhan Haq memperingatkan tentang memburuknya situasi di Tepi Barat yang diduduki, dan meminta Israel melindungi warga Palestina.
Dalam konferensi pers pada Jumat, Haq mengatakan bahwa operasi oleh pasukan Israel yang sedang berlangsung di Jenin dan kamp pengungsian Jenin yang saat ini memasuki hari keempat, telah menyebar ke desa-desa terdekat.
"Israel, sebagai kekuatan pendudukan, memiliki kewajiban hukum untuk melindungi warga Palestina dan menjaga ketertiban dan keamanan publik di Tepi Barat sesuai dengan hukum humaniter dan hak asasi manusia internasional," tegas Haq.
Di kamp pengungsian Jenin, diperkirakan ada 3.000 keluarga telah mengungsi selama dua bulan terakhir, termasuk beberapa ratus lainnya dalam seminggu terakhir saja, tambahnya.
Untuk itu, kata Haq, PBB mengkoordinasikan evakuasi bagi warga sipil yang terjebak dan mereka yang terluka.
Ia mengatakan Kantor Koordinasi Urusan Kemanusiaan (OCHA) "sekali lagi memperingatkan bahwa Israel menggunakan taktik mematikan seperti perang, meningkatkan kekhawatiran atas penggunaan kekuatan yang melampaui standar penegakan hukum".
Haq yang mengutip OCHA mengatakan sedikitnya 17 warga Palestina terluka dalam serangan pemukim Israel selama seminggu terakhir.
Sumber: Anadolu
Baca juga: Tentara Israel lanjutkan operasi militer di Jenin, Tepi Barat
Baca juga: Palestina meminta AS turun tangan atasi situasi keamanan di Tepi Barat
Penerjemah: Yoanita Hastryka Djohan
Editor: Azis Kurmala
Copyright © ANTARA 2025
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.