Binjai, Sumut (ANTARA News) - Wali kota Binjai Sumatera Utara, Muhammad Idaham mengintruksikan seluruh Kepala Wilayah Kecamatan (Camat) setempat, untuk tetap melakukan siaga terhadap kemungkinan datangnya bencana banjir.

"Diminta para Camat untuk selalu siaga terhadap datangnya bencana banjir," kata Wali kota Muhammad Idaham, di BInjai, Minggu.

Idaham menyampaikan hal itu karena adanya perhitungan dari Badan Metrologi Geofisika Kalimatologi (BMKG) terhadap curah hujan yang kemungkinan lebih tinggi pada bulan November ini.

"Perlu waspada banjir, untuk mengantisipasi segala kemungkinan yang bakal terjadi sebelum banjir tersebut datang, katanya.

Dengan adanya peringatan seperti itu perlu siaga, sebab datangnya banjir tidak bisa diperhitungkan, sambungnya.

Sebelumnya, hujan lebat yang mengguyur Kota Binjai, Rabu (29/10) membuat ratusan rumah warga yang berada di dua kecamatan Binjai Kota dan Binjai Selatan di Kota Binjai, kembali terendam banjir.

Banjir diakibatkan karena curah hujan yang tinggi, sehingga sungai Bangkatan yang ada di jantung kota Binjai, tidak mampu menampung curahan air hujan mengakibatkan pemukiman penduduk terkena banjir.

"Air pada waktu itu sempat mencapai ketinggian satu hingga dua meter dibeberapa tempat kediaman warga" kata salah seorang warga Kota Binjai Ipul.

Ipul juga menjelaskan akibat banjir perabotan rumah warga pada terendam, dan rusak karena diterjang air bah yang datang secara tiba-tiba pada malam harinya.

Padahal sebelum banjir tersebut, warga juga sudah merasakan banjir yang terjadi sebelumnya.

Pewarta: Imam Fauzi
Editor: Ella Syafputri
Copyright © ANTARA 2014