Mutasi perwira tinggi TNI terjadi

Mutasi perwira tinggi TNI terjadi

Ilustrasi - Upacara penyerahan meriam Howitzer KH 179 berdiameter 155mm buatan Korea Selatan di Lapangan Mabesad Jakarta, Selasa (6/5). (ANTARA FOTO/Wahyu Putro A)

Jakarta (ANTARA News) - Mutasi dan promosi perwira tinggi di lingkungan TNI AL, TNI AU, dan TNI AD kembali terjadi. Salah satu yang dimutasi itu adalah Kepala Pusat Komunikasi dan Publik Kementerian Pertahanan, Brigadir Jenderal TNI Sisriadi, untuk jabatan barunya, Dirkersin Direktorat Jenderal Strategi Pertahanan Kementerian Pertahanan.

Dia akan digantikan Kolonel Infantri Jundan Eko Bintoro, yang kini masih menjadi Kasubditdoktrin Ditjakstra Direktorat Jenderal Strategi Pertahanan Kementerian Pertahanan.

Hal itu, sesuai dengan Surat Keputusan Panglima TNI Nomor: Kep/817/X/2014 tertanggal 31 Oktober 2014, tentang pemberhentian dari dan pengangkatan dalam jabatan di lingkungan TNI telah ditetapkan mutasi jabatan 42 Pati TNI.

Di TNI AL, antara lain, promosi terjadi pada Laksamana Muda TNI Sri Mohamad Daro Jatim, dari panglima Armada Kawasan Timur Indonesia TNI AL menjadi kepala pelaksana harian Badan Koordinasi Keamanan Laut dan Laksamana Muda TNI Arie Henrycus Sembiring M dari panglima Komando Lintas Laut Militer TNI AL menggantikan Jatim. 

Laksamana Pertama TNI Darwanto dari wakil asisten operasi Panglima TNI dipromosikan menggantikan Sembiring.

Sementara itu, TNI AU menempatkan 10 perwira tingginya, di antaranya Marsekal Muda TNI Manimbul Manurung dari perwira stah ahli Panglima TNI menjadi komandan Korps Pasukan Khas TNI AU.

Dia menggantikan seniornya yang akan pensiun, Marsekal Muda TNI Herpin Ondeh. 

Juga Marssekal Muda TNI Bambang Samoedro, dari komandan jenderal Akademi TNI menjadi asisten personel kepala staf TNI AU. 

17 perwira tinggi TNI AD dimutasi, di antaranya Mayor Jenderal TNI Harry Purdianto dari wakil komandan Sesko TNI menjadi komandan jenderal Akademi TNI.

Pewarta:
Editor: Ade P Marboen
COPYRIGHT © ANTARA 2014

Komentar