Jakarta (ANTARA News) - Wakil Ketua Komisi V DPR RI Yudi Widiana Adia mengatakan kenaikan harga BBM akan mendongkrak angka kemiskinan.

"Rencana penaikan harga BBM untuk sekarang ini akan mendongkrak angka kemiskinan akibat tingginya harga kebutuhan pokok jika kebijakan tersebut jadi dijalankan," kata Yudi, Senin.

"Saya melihat penaikan harga BBM ini belum bisa menyelamatkan kesehatan fiskal APBN dalam jangka panjang malah akan menurunkan produktivitas nasional karena mahalnya ongkos produksi dan kirim," kata Yudi.

Dia mengatakan kenaikan BBM sebesar Rp1500/liter, akan mempengaruhi angka kemiskinan sebesar satu hingga dua persen.

"Jika Rp1.500 saja sudah menaikkan satu hingga dua persen angka kemiskinan. Apalagi jika ditetapkan Rp3.000/liter, tentunya akan menambah beban kehidupan sehari-hari masyarakat," ungkapnya.

Pewarta: Ricky Prayoga
Editor: Aditia Maruli Radja
Copyright © ANTARA 2014