Peluncuran perangko tandai peringatan Hari Kesehatan 2014

Peluncuran perangko tandai peringatan Hari Kesehatan 2014

Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani (ANTARA FOTO/Anis Efizudin )

Upaya kesehatan harus lebih memprioritaskan pada upaya mempertahankan orang sehat agar tetap sehat
Jakarta (ANTARA News) - Peluncuran perangko menandai peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-50 tahun 2014 yang bertemakan "Indonesia Cinta Sehat".

Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani meluncurkan dan melakukan penandatanganan Sampul Pertama Perangko 50 Tahun HKN dalam puncak peringatan HKN yang digelar di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, Kamis.

Salah satu perangko senilai Rp3.000 itu bergambar logo HKN 2014, serta satu perangko lainnya bergambarkan pencanangan HKN yang dilakukan oleh Presiden pertama RI Soekarno.

Hari Kesehatan Nasional diperingati setiap tanggal 12 November dan untuk tahun 2014 mengambil sub tema "Sehat Bangsaku Sehat Negeriku" yang mendorong agar budaya hidup sehat menjadi budaya bangsa.

Dalam sambutannya, Menko PMK Puan Maharani menyebut pemerintah bertanggung jawab untuk merencanakan, mengatur, menyelenggarakan, membina dan mengawasi penyelenggaraan upaya kesehatan yang merata dan terjangkau oleh masyarakat.

"Upaya kesehatan harus lebih memprioritaskan pada upaya mempertahankan orang sehat agar tetap sehat dan yang sakit mendapatkan pelayanan yang mudah diakses dan memadai, oleh karena itu peningkatan perilaku hidup bersih dan sehat di masyarakat menjadi penting," demikian Puan.

Dalam kesempatan itu, Menteri Kesehatan Nila Moeloek juga menyerahkan penghargaan kepada 37 kementerian, lembaga, pemerintah daerah, organisasi masyarakat dan individu yang telah berjasa besar dalam pembangunan kesehatan.

Penerima tanda penghargaan bidang kesehatan Ksatria Bakti Husada (KBH) Kartika tahun 2014 adalah Gubernur Jawa Timur Soekarwo, Gubernur Gorontalo Rusli Habibies, Walikota Surabaya Tri Rismaharini, Walikota Solok Sumatera Barat Irzal Ilyas Dt Lawik Basa, Bupati Way Kanan Lampung Bustami Zainuddin, Bupati Sorong Otto Ihalauw dan "founder" dan CEO Medika Malang Gamal Albinsaid.

Sedangkan penghargaan Ksatria Bakti Husada (KBH) Arutala diberikan kepada Walikota Manado Godbleas Sofcar Vicky Lumentut, Bupati Pasaman Barat Baharuddin, Bupati Gunung Kidul Badingah, Bupati Sukamara Ahmad Dirman, Bupati Sleman Sri Purnomo, Ketua TP.PKK Kota Yogyakarta Tri Kirana Musdilatin dan Direktur Yayasan Pondok Kasih Surabaya Michael Leksodimulyo.

Menkes juga memberikan penghargaa Manggala Karya Bakti Husada (MKBH) kepada pemerintah daerah atas dukungannya terhadap program kesehatan di daerahnya antara lain oleh Pemprov Sumatera Utara, Pemprov Jawa Barat, Pemkot Yogyakarta, Pemkab Labuhan Batu, Pemkab Musi Banyuasin, pemkab Kulon Progo, Pemkab Bantul dab Pemkab Kotawaringin Barat.

Penghargaan juga diberikan kepada organisasi kemasyarakatan, dunia usaha, BUMN, BUMD dan organisasi profesi yang mendukung keberhasilan pembangunan bidang kesehatan.

Pewarta: Arie Novarina
Editor: Heppy Ratna Sari
COPYRIGHT © ANTARA 2014

Menkes Budi ingatkan pentingnya pemenuhan gizi dan kesehatan remaja

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar