Pekerjaan yang berkaitan dengan keamanan, contohnya para penjaga tahanan, membutuhkan kondisi fisik tertentu agar dapat melaksanakan tugasnya

Jakarta (ANTARA) - Kementerian Hukum (Kemenkum) menegaskan bahwa syarat tinggi badan dalam seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) diperlukan untuk posisi tertentu, salah satunya pekerjaan yang terkait dengan keamanan dan ketertiban.

Sekretaris Jenderal Kemenkum Komisaris Jenderal Polisi Nico Afinta mengatakan dalam konteks CPNS Kemenkumham, salah satu posisi yang dimaksud, yakni posisi penjaga tahanan.

“Pekerjaan yang berkaitan dengan keamanan, contohnya para penjaga tahanan, membutuhkan kondisi fisik tertentu agar dapat melaksanakan tugasnya, sehingga tinggi dan berat badan menjadi salah satu faktor yang dilihat dari pelamar CPNS,” ucap Nico dalam keterangan tertulis yang dikonfirmasi di Jakarta, Jumat.

Dengan begitu, ia mengatakan persyaratan tinggi dan berat badan semata-mata agar pegawai dapat mengerjakan tugas dan fungsi pada posisi yang dilamar secara maksimal.

Baca juga: Menkum: Seleksi CPNS langkah awal bentuk aparat Kemenkum berintegritas

Kemenkum, kata dia, juga terus melakukan evaluasi terhadap kesesuaian antara kualifikasi peserta dengan jabatannya.

Sebagai contoh, Kemenkum telah menurunkan persyaratan tinggi badan pada formasi SLTA/sederajat sebanyak 2 sentimeter (cm) dari tahun 2023 ke tahun 2024.

Dengan penurunan itu, syarat tinggi badan laki-laki yang semula 165 cm menjadi 163 cm. Sementara syarat tinggi badan perempuan yang semula 160cm menjadi 158cm.

“Kami terus melakukan penyesuaian agar CPNS yang diterima benar-benar sesuai dengan kebutuhan jabatan,” tutur dia.

Baca juga: Kementerian Hukum sediakan layanan pelaporan kecurangan seleksi CPNS

Jenderal polisi bintang tiga tersebut menjelaskan pemeriksaan tinggi badan dilakukan pada tahapan tes kesehatan.

Untuk memastikan tes kesehatan berjalan dengan bersih, Kemenkum menggandeng rumah sakit pemerintah sebagai pihak yang sudah memiliki kualifikasi untuk menyelenggarakan tes kesehatan.

"Kami pastikan tes kesehatan berjalan tanpa kecurangan karena dilakukan oleh orang-orang profesional, sehingga hasil tes kesehatan, termasuk tinggi badan, valid dan dapat dipercaya,” ungkap Nico.

Dirinya menegaskan bahwa satu standar persyaratan yang sama diterapkan kepada semua peserta untuk menjamin keadilan bagi seluruhnya.

Di samping itu, lanjutnya, panitia seleksi CPNS Kemenkumham menyediakan masa sanggah bagi peserta yang ingin mengajukan keberatan terhadap hasil seleksi. Peserta dapat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memastikan data atau nilainya telah benar sesuai hasil tes.

Untuk diketahui, seleksi CPNS 2024 dilakukan sebelum adanya pemisahan Kemenkumham dalam Kabinet Merah Putih Presiden Prabowo Subianto.

Adapun penyelesaian tahapan seleksi dilakukan setelah adanya pemisahan kementerian dan dikoordinasi oleh Kemenkum.

Pewarta: Agatha Olivia Victoria
Editor: Rangga Pandu Asmara Jingga
Copyright © ANTARA 2025

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.