Gelombang di Babel capai 2,5 meter

Gelombang di Babel capai 2,5 meter

ilustrasi Gelombang Tinggi Kapal nelayan dihadang gelombang tinggi saat memasuki muara pelabuhan Lampulo, Banda Aceh (16/9). Cuaca buruk disertai angin kencang dan gelombang setinggi 3 hingga 4 meter sejak tiga hari terakhir di perairan itu, mengakibatkan sebagian besar nelayan tidak melaut. (ANTARA FOTO/Ampelsa)

Ketinggian gelombang ini berpeluang terjadi di Perairan Utara Bangka dan Selat Karimata bagian Utara dengan kecepatan angin mencapai 40 kilometer per jam,"
Pangkalpinang (ANTARA News) - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kota Pangkalpinang mengeluarkan peringatan dini menyusul potensi angin kencang serta gelombang setinggi 2,5 meter di perairan Bangka Belitung (Babel) pada Senin (8/12).

"Ketinggian gelombang ini berpeluang terjadi di Perairan Utara Bangka dan Selat Karimata bagian Utara dengan kecepatan angin mencapai 40 kilometer per jam," kata Staf Koordinator Unit Analisa pada Kantor BMKG Pangkalpinang, Akhmad Fadholi di Pangkalpinang, Minggu.

Ia mengatakan, pihaknya telah mengimbau agar nahkoda kapal dan pengguna jasa transportasi laut lainnya lebih meningkatkan kewaspadaan dan mengurangi aktivitas di perairan.

"Kita mengimbau pengguna jasa perhubungan laut terutama nelayan untuk mewaspadai kondisi cuaca buruk ini karena bisa mengakibatkan kecelakaan laut dan mengancam keselamatan jiwa," ujarnya.

Ia menambahkan, ketinggian gelombang di perairan Babel lainnya yakni Selat Bangka mencapai satu meter dengan kecepatan angin berkisar antara 10 hingga 20 kilometer per jam.

Sementara gelombang pasang air laut Babel meningkat dari beberapa hari sebelumnya yakni mencapai 2,27 meter.

"Pasang air laut lebih tinggi dibandingkan beberapa hari sebelumnya yang tercatat berkisar antara satu hingga dua meter," katanya.

Ia mengatakan, kondisi pasang air laut ini diperkirakan berpotensi terjadi di Membalong, Kabupaten Belitung pada siang hingga sore hari.

Pihaknya mengimbau warga yang bermukim di pesisir ataupun bagi masyarakat yang menikmati waktu berlibur ke pantai agar tetap berhati-hati dengan kondisi ini.

"Bagi masyarakat yang berdomisili di pesisir untuk berhati-hati saat melakukan aktivitas di pantai yang terhubung langsung ke laut lepas karena pasang air laut ini cukup membahayakan jiwa," ujarnya.

Pewarta: Ongku Sutan Harahap
Editor: Ruslan Burhani
COPYRIGHT © ANTARA 2014

BPBD Jember waspadai gelombang tinggi di laut selatan Jawa

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar