Puluhan rumah di Banjarnegara terkena longsor

Puluhan rumah di Banjarnegara terkena longsor

Ilustrasi- Warga menyaksikan kondisi rumah yang hancur tertimpa tanah longsor di kawasan lereng gunung Sindoro Desa Tlahab, Kledung, Temanggung, Jateng, Kamis (11/12). Bencana longsor akibat hujan deras yang mengguyur wilayah itu mengakibatkan dua rumah rusak berat meskipun tidak ada korban jiwa. (ANTARA FOTO/Anis Efizudin)

Kejadiannya tadi sore, saat Maghrib. Banyak yang roboh hingga rata dengan tanah,"
Purwokerto (ANTARA News) - Puluhan rumah di Dusun Jemblung, Desa Sampang, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, dilaporkan roboh terkena longsor.

"Kejadiannya tadi sore, saat Maghrib. Banyak yang roboh hingga rata dengan tanah," kata Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banjarnegara Catur Subandrio saat dihubungi Antara dari Purwokerto, Jumat malam.

Ia mengatakan bahwa saat ini BPBD Banjarnegara bersama para relawan sedang melakukan upaya evakuasi terhadap ratusan warga Dusun Jemblung, Desa Sampang, Kecamatan Karangkobar, ke tempat yang aman.

Menurut dia, pihaknya belum mengetahui secara pasti jumlah warga yang dievakuasi.

Sementara itu, Kepala Desa Sampang Purwanto mengatakan bahwa bencana longsor tersebut terjadi di Dusun Jemblung RT 05 RW 01 yang dihuni sekitar 300 jiwa dari 53 keluarga.

Menurut dia, pertolongan belum dapat dilakukan karena tanah terus bergerak dan kondisi gelap gulita.

"Sebagian besar sudah menyelamatkan diri, yang lain belum diketahui," katanya.

Staf Bagian Humas Sekretariat Daerah Banjarnegara yang berada di lokasi bencana, Eko Budi Raharjo mengatakan bahwa saat ini telah ditemukan satu korban jiwa dan enam orang dapat diselamatkan dari dua mobil yang tertimbun longsor.

Menurut dia, longsoran itu menyumbat aliran sungai sehingga airnya terbendung.

"Dikhawatirkan, sumbatan tersebut akan jebol. Padahal, di bagian bawah ada Desa Slatri dan Krakal," katanya.

Oleh karena itu, kata dia, penduduk Desa Slatri dan Krakal diungsikan agar terhindar dari kemungkinan jebolnya lumpur yang menyumbat sungai tersebut.

Ia mengatakan bahwa saat ini, Bupati Banjarnegara Sutedjo Slamet Utomo dan Wakil Bupati Hadi Supeno telah berada di lokasi bencana, sedangkan komandan lapangan langsung ditangani oleh Komadan Komando Distrik Milite 0704/Banjarnegara Letnan Kolonel Infanteri Edy Rochmatullah.

"Hingga saat ini, warga sangat panik," katanya.

Pewarta:
Editor: Ruslan Burhani
COPYRIGHT © ANTARA 2014

Komentar