Wisatawan padati Lembah Hijau Lampung

Bandarlampung (ANTARA News) - Taman Wisata Lembah Hijau Bandarlampung, Lampung, dipadati pengunjung pada libur awal 2015 dan mendekati akhir libur sekolah.

Sejak pagi antrean kendaraan roda dua maupun empat berderet guna memasuki loket masuk taman wisata tersebut.

Antrean kendaraan tidak hanya bernomor polisi Provinsi Lampung saja melainkan terdapat beberapa dari luar daerah seperti Jakarta, Serang, Palembang, dan Bengkulu.

Selain memadati berbagai wahana pengunjung juga tampak memadati panggung hiburan yang dimeriahkan oleh penyanyi setempat.

Amalia, salah seorang pengunjung asal Kedondong Kabupaten Pesawaran mengaku sengaja datang ke Lembah Hijau untuk melihat suasana asri objek wisata tersebut.

"Saya sengaja berlibur ke Lembah Hijau bersama keluarga karena tempatnya yang masih alami dan bersih," katanya.

Selain itu, wahana lainnya juga tidak kalah dengan tempat wisata di luar Lampung, sehingga tidak perlu ke luar daerah jika ingin berenang dan melihat satwa.

Hal senada dikatakan oleh pengunjung lainnya, Ira Chairani, menyebutkan, senang berlibur ke taman wisata ini karena selain bisa berenang yang memiliki waterboom ada juga taman satwa yang cukup lengkap koleksinya.

"Tempat wisata ini sangat akrab dengan liburan keluarga karena anak-anak selalu senang saat dibawa berlibur ke sini, jadi hampir tiap bulan pasti datang lagi," ujar pengunjung asal Bandarlampung itu.

Sebelumnya artis Ibukota Duo Anggrek menghibur para pengunjung pada libur Tahun Baru 2015.

Mozza Kirana, personel Duo Anggrek mengatakan senang bisa menghibur pengunjung masyarakat Lampung.

Ia juga menyebutkan, Lembah Hijau masih tetap alami dan tidak kalah dengan tempat wisata lain di Indonesia.

"Masyarakat Lampung harus bangga dan terus mampu menjaga kelestarian alam di daerah ini karena alamnya masih sangat baik," kata dia.

Mozza juga menyebutkan bahwa Provinsi Lampung memiliki potensi wisata yang sangat besar baik pantai maupun wisata alamnya.

(AS*A054)




Editor: Ella Syafputri
COPYRIGHT © ANTARA 2015

Nelayan Lampung temukan jasad penyelam diduga WNA

Komentar