Jakarta (ANTARA) - Film "Perang Kota" garapan sutradara Mouly Surya menghadirkan karakter Fatimah, yang diperankan Ariel Tatum, sebagai representasi perempuan tangguh Indonesia yang terinspirasi dari pahlawan nasional, Hajjah Rangkayo Rasuna Said.

Ariel Tatum mengungkapkan, Fatimah dibangun dengan semangat juang dan pemikiran maju Rasuna Said.

"Rasuna Said adalah inspirasi utama. Saya ingin Fatimah menjadi wanita yang memiliki keberanian dan kecerdasan seperti beliau," kata Ariel dalam acara temu media di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Senin.

Baca juga: Mouly Surya sajikan drama dalam kisah perjuangan di "Perang Kota"

Menurut Ariel, karakter pahlawan tersebut masih sangat relevan dengan era modern. "Fatimah memiliki naluri keibuan, resiliensi, dan kebebasan untuk berpendapat. Hubungan pernikahannya dengan Isa juga cukup sehat, di mana Fatimah selalu bisa membuat keputusan untuk berbicara dan mengeluarkan pendapat, menurut Ariel.

Sebagai referensi, Ariel Tatum telah menelaah kembali novel sastra "Jalan Tak Ada Ujung" karya Mochtar Loebis. Dia juga berdiskusi dengan sutradara mengenai gagasannya untuk menampilkan adegan panjang dirinya menggendong Salim (diperankan Ar Barrani).

Meskipun melelahkan, adegan tersebut dinilai merepresentasikan motivasi dan dedikasi seorang ibu. Sutradara Mouly Surya pun menyambut baik ide tersebut.

Baca juga: Produser dan sutradara ungkap tantangan produksi film "Perang Kota"

Film tersebut juga dibintangi Chicco Jerikho sebagai Guru Isa dan Jerome Kurnia sebagai Hazil. Keduanya menjadi dua sosok gerilyawan yang menentang kembalinya penjajah ke tanah air.

Jerome Kurnia, yang memerankan Hazil, menyebut peran itu memberinya kesempatan untuk belajar tentang kompleksitas sifat manusia.

"Hazil mengajarkan bahwa tidak ada manusia yang benar-benar hitam atau putih. Setiap orang memiliki sisi gelap dan terang," kata Jerome.

Baca juga: Film "Perang Kota" akan jadi penutup festival film Rotterdam ke-54

Chicco Jerikho, yang memerankan Isa, menambahkan bahwa film itu memberinya kesempatan untuk mendalami peran sebagai seorang suami dan guru biola, yang berlatar belakang mantan pejuang.

Menariknya, Chicco mengaku bahwa ia belum pernah menyentuh biola hingga diperlukan untuk berperan dalam film ini.

Untungnya proses praproduksi "Perang Kota" memberinya kesempatan mempelajari keterampilan bermain biola melalui lokakarya yang digelar sebelum berperan dalam film tersebut.

"Perang Kota" tayang di bioskop Indonesia mulai 30 April 2025 di Indonesia.

Baca juga: "Perang Kota" dari Mouly Surya mulai produksi usai sempat tertunda

Baca juga: Film baru Mouly Surya dapat pembiayaan dari empat negara

Pewarta: Abdu Faisal
Editor: Siti Zulaikha
Copyright © ANTARA 2025