Berlin (ANTARA) - Perusahaan dan peneliti China pada 2024 lalu tercatat mengajukan 20.081 permohonan paten di Kantor Paten Eropa (EPO), menurut Indeks Paten 2024 dari kantor tersebut yang diumumkan pada Selasa (25/3).
Angka yang menjadi rekor baru itu mencakup 10,1 persen dari seluruh permohonan yang diterima oleh kantor tersebut, yang mengukuhkan posisi China sebagai negara dengan pengajuan paten terbanyak keempat di dunia.
Kendati tingkat pertumbuhan permohonan paten China mencapai 0,5 persen pada 2024 dibandingkan pada 2023, jumlah keseluruhannya meningkat lebih dari dua kali lipat sejak 2018 dan empat kali lipat sejak 2014, kata EPO dalam siaran persnya.
Dalam peringkat perusahaan, Huawei memimpin dengan 4.322 permohonan paten, menempati posisi kedua secara keseluruhan di EPO.
Selain Huawei, lima perusahaan China lainnya masuk dalam jajaran 50 pemohon paten teratas, "menunjukkan kemampuan inovasi yang kuat dan partisipasi aktif China dalam pengajuan permohonan paten Eropa," kata EPO.
Secara keseluruhan, EPO menerima 199.264 permohonan paten dari seluruh dunia pada 2024, dengan mesin listrik, peralatan, dan energi mencatatkan pertumbuhan tertinggi secara global.
Tiga bidang teknis teratas untuk pengajuan paten China pada 2024 adalah komunikasi digital, mesin dan peralatan listrik, dan teknologi komputer, yang mencerminkan tren global.
Sektor dengan pertumbuhan tercepat di antara pemohon paten China adalah mesin listrik, peralatan, dan energi, yang mengalami peningkatan 32,2 persen dibandingkan dengan 2023.
"Ini berkat lonjakan permohonan paten dari China untuk teknologi terkait baterai, naik 79 persen dari tahun sebelumnya, dengan empat perusahaan China kini masuk dalam daftar 15 pemohon paten teratas di bidang teknologi baterai," kata EPO.

Secara keseluruhan, EPO menerima 199.264 permohonan paten dari seluruh dunia pada 2024, dengan mesin listrik, peralatan, dan energi mencatatkan pertumbuhan tertinggi secara global.
"Terlepas dari ketidakpastian politik dan ekonomi, perusahaan dan inventor dari seluruh dunia mengajukan paten dalam jumlah yang tinggi tahun lalu, menegaskan kehebatan teknologi mereka dan investasi berkelanjutan mereka di bidang penelitian dan pengembangan," kata Presiden EPO Antonio Campinos.
Sumber: Xinhua
Pewarta: Xinhua
Editor: Anton Santoso
Copyright © ANTARA 2025