Dua lutung kelahiran Inggris dikirim ke Malang

Dua lutung kelahiran Inggris dikirim ke Malang

Dua ekor lutung (trachypithecus auratus). (ANTARA/Eric Ireng)

Bandung (ANTARA News) - Aspinal Foundation mengirimkan dua ekor Lutung Jawa yang lahir di Inggris, Tambor dan Melon, ke Pusat Rehabilitasi Primata Jawa di Batu Malang Jawa Timur untuk disatukan dengan kelompok primata itu.

"Di pusat rehabilitasi, lutung Jawa akan ada proses penggabungan kelompok yang ada di Malang, kemungkinan Oktober 2015 dilepas ke alam," kata Direktur Aspinal Foundation Indonesia I Made Wedana di Stasiun Bandung saat pengiriman Lutung Jawa ke Malang, Selasa

Lutung Jawa ini merupakan kiriman dari kebun binatang Aspinal di Inggris dan direhabilitasi di Patuha Ciwidey, selanjutnya dikirim ke Batu Malang untuk penggabungan kelompoknya.

Jenis lutung ini merupakan jenis primata di Jawa Timur dengan nama latin "Trachypithecus auratus auratus" dan "Trachypithecus auratus mauritius" yang lahir di Inggris yang akan direvatriasi untuk program pemulihan populasi di alam.

"Nama dua lutung betina ini Tambor yang berwarna oranye berusia 11 tahun dan Melon warna hitam berusia 10 tahun, dikirim ke Indonesia pada 10 Juli 2014," katanya

Perjalanan dari Inggris ke Jakarta sekitar 17 jam perjalanan karena itulah diistirahatkan dulu di Patuha, Ciwidey untuk direhabilitasi.

Untuk adaptasi alam, saat di Inggris disediakan kandang khusus untuk penyesuaian suhu ruangan yang sama dengan habitatnya.

"Untuk adaptasi alam tidak jauh berbeda, kandangnya di Inggris juga khusus, tapi makanannya berbeda, di sini disesuaikan," katanya.

Makanan seperti daun di Inggris dan di Indonesia berbeda, selama di rehabilitasi pola makanan di ubah agar bisa memakan makanan dari hutan.

"Selama direhabilitasi, merubah pola makannya agar bisa makan dari hutan, karena sudah siap, kami kirim untuk proses penggabungan kelompok," katanya.

Dua ekor Lutung Jawa ini akan dilepas ke alam liar setelah proses penggabungan kelompok, rencananya dilepas di kawasan hutan lindung di daerah Malang Selatan.

Pewarta: Syarif Abdullah
Editor: Tasrief Tarmizi
COPYRIGHT © ANTARA 2015

Kilas NusAntara Pagi

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar