Jakarta (ANTARA) - Beberapa peristiwa humaniora terjadi di Indonesia, Kamis (27/3), mulai dari capaian realisasi pencairan KIP Kuliah untuk semester genap tahun 2025 hingga kebutuhan pojok ramah anak di "rest area" mudik Lebaran 2025.
Berikut rangkuman berita selengkapnya yang masih menarik untuk dibaca.
Realisasi pencairan KIP Kuliah semester genap 2025 mencapai Rp6,3 T
Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) melalui Pusat Pembiayaan dan Asesmen Pendidikan Tinggi (PPAPT) mengungkapkan realisasi pencairan Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah untuk semester genap tahun 2025 telah mencapai 83,5 persen, senilai total Rp6.364.442.000.000,-.
Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek) Stella Christie melalui keterangan di Jakarta, Kamis (27/3) menekankan pentingnya pemerataan akses pendidikan tinggi serta memastikan bahwa bantuan KIP Kuliah diberikan secara tepat sasaran.
Selengkapnya baca di sini.
BNPB latih masyarakat mitigasi tsunami lewat Desa Tangguh Bencana
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melatih masyarakat melakukan mitigasi atau mengurangi dampak bencana tsunami lewat program Desa Tangguh Bencana.
"Di Indonesia kita sudah punya program Desa Tangguh Bencana, kita juga punya pendanaan dari Bank Dunia dan bekerja sama dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika -BMKG- untuk peringatan dini menggunakan alat-alat yang sudah disediakan, sehingga kalau terjadi tsunami, masyarakat yang sudah dilatih bisa segera menyelamatkan dini," kata Kepala BNPB Suharyanto di Jakarta, Kamis (27/3).
Selengkapnya baca di sini.
Menko Muhaimin: Zakat kekuatan gotong royong umat entaskan kemiskinan
Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Abdul Muhaimin Iskandar mengatakan zakat adalah kekuatan gotong royong umat yang ikut berkontribusi dalam upaya pengentasan kemiskinan.
"Melalui zakat ini, baik zakat fitrah, zakat mal, infak, maupun sedekah adalah potensi yang amat sangat luar biasa menjadi kekuatan gotong royong kita," kata Muhaimin Iskandar dalam acara penyerahan zakat fitrah di Cilincing, Jakarta Utara, Kamis (27/3).
Selengkapnya baca di sini.
BNPB: Kerugian bencana banjir di Jabodetabek capai Rp1,69 triliun
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan hanya dalam waktu beberapa hari bencana banjir bandang yang melanda sejumlah daerah di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi, Jawa Barat (Jabodetabek) memicu kerugian sosial-ekonomi yang besar, jumlahnya mencapai lebih dari Rp1,69 triliun.
Nilai kerugian tersebut berdasarkan hasil rekapitulasi yang diterima BNPB dalam rapat koordinasi tingkat menteri, membahas penanganan dan pengurangan risiko bencana banjir jangka pendek - menengah di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK), Jakarta, Kamis (27/3).
Selengkapnya baca di sini.
KPAI soroti kebutuhan pojok ramah anak di rest area saat mudik
Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mengingatkan pengelola rest area untuk memperhatikan kebutuhan akan pojok ramah anak, terutama ketika menghadapi lonjakan pemudik di masa libur Lebaran tahun ini.
Anggota KPAI Aris Adi Leksono dalam konferensi pers daring yang diikuti dari Jakarta, Kamis (27/3) mengatakan pihaknya sudah melakukan peninjauan langsung ke sejumlah titik rest area di jalur Tol Cikopo-Palimanan (Cipali) pada Rabu (26/3) dan menemukan ketiadaan fasilitas untuk kelompok rentan termasuk anak dan perempuan.
Selengkapnya baca di sini.
Pewarta: Tri Meilani Ameliya
Editor: Ganet Dirgantara
Copyright © ANTARA 2025
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.