Jakarta (ANTARA) - Kongres Wanita Indonesia (Kowani) menghadirkan program 1.000 profesi perempuan pada peringatan Hari Kartini 21 April 2025 untuk mendorong pembangunan bangsa yang menjunjung kesetaraan, inklusi, dan kepemimpinan perempuan di berbagai sektor.
"Kowani menghadirkan program strategis bertajuk 1.000 profesi perempuan dan Gen Z dari 18 zona sektor strategis," kata Ketua Kowani Nannie Hadi Tjahjanto di Jakarta, Kamis.
Menurut dia, program ini merupakan bagian dari roadmap besar menuju 100 tahun Kowani pada 2028, sekaligus kontribusi nyata perempuan Indonesia dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045.
"Tema besar peringatan Hari Kartini tahun 2025 adalah menjunjung Asta Cita, menyongsong 100 tahun Kowani menuju Indonesia Emas," kata Nannie Hadi Tjahjanto.
Puncak acara peringatan Hari Kartini akan digelar di Balairung Universitas Indonesia, Depok, pada Senin (21/4) secara luring dan daring.
Dikatakannya, semangat Kartini akan terus hidup sebagai pilar ketahanan sosial perempuan, baik perempuan sebagai penggerak UMKM maupun perempuan sebagai pemimpin komunitas.
Program "1.000 Profesi Perempuan dan Gen Z" ini bertujuan untuk memperkenalkan dan mengapresiasi beragam profesi perempuan dan Gen Z, mendorong literasi karier, teknologi, dan kepemimpinan berkelanjutan, membuka ruang kerja dan peluang ekonomi bagi perempuan, serta mengukuhkan posisi perempuan sebagai motor transformasi sosial, ekonomi, budaya, dan diplomasi.
Acara tersebut dirancang secara edukatif, inspiratif, dan kolaboratif, yang mencakup expo profesi, workshop interaktif, talkshow lintas generasi, bursa kerja dan peluang beasiswa, serta penganugerahan perempuan inspiratif.
Baca juga: Pinka Hapsari singgung peran Kartini dalam sidang CSW di Markas PBB
Baca juga: Kowani dukung terwujudnya Astacita melalui transformasi digital
Pewarta: Anita Permata Dewi
Editor: Riza Mulyadi
Copyright © ANTARA 2025
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.