...Gerakan ini bukan hanya aksi simbolik, tetapi merupakan bagian dari kesadaran spiritual untuk memelihara ciptaan Tuhan

Kupang, NTT (ANTARA) - Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Nusa Tenggara Timur (Kemenag NTT) turut berpartisipasi menyukseskan gerakan penanaman satu juta pohon dalam rangka Hari Bumi Sedunia 2025.

“Pada hari ini Kementerian Agama Republik Indonesia resmi meluncurkan Gerakan Nasional Penanaman 1 Juta Pohon Matoa dalam rangka memperingati Hari Bumi ke-55,” kata Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kemenag NTT Reginaldus Serang di Kupang, Selasa.

Ia mengatakan peluncuran gerakan ini juga menjadi bagian dari penguatan program prioritas Kemenag dalam bidang ekoteologi sebagai wujud kepedulian terhadap lingkungan hidup.

Kegiatan peluncuran, kata dia, dilakukan serentak secara hybrid dan diikuti oleh seluruh Kantor Wilayah Kemenag se-Indonesia.

Di Provinsi NTT, pelaksanaan launching berlangsung secara hybrid di halaman Kanwil Kemenag NTT dan diikuti oleh seluruh Kepala Kantor Kementerian Agama kabupaten/kota se-NTT, pimpinan lembaga keagamaan dan pimpinan organisasi keagamaan lintas agama.

Dia menyampaikan bahwa gerakan ini sebagai wujud nyata kepedulian terhadap lingkungan hidup, yang dilandasi oleh nilai-nilai teologis lintas agama.

“Tanah, air, udara dan semua makhluk adalah bagian dari kehidupan kita. Bahkan bisa dikatakan sebagai keluarga kita. Karena itu, perlu dirawat bersama,” ujarnya.

Reginaldus berharap kegiatan ini dapat menjadi gerakan berkelanjutan, yang memperkuat sinergi antarumat beragama dalam menjaga kelestarian alam.

“Gerakan ini bukan hanya aksi simbolik, tetapi merupakan bagian dari kesadaran spiritual untuk memelihara ciptaan Tuhan,” katanya.

Acara penanaman pohon dilakukan secara simbolis di lingkungan Kanwil Kemenag NTT dengan 144 anakan matoa, dan akan dilanjutkan di berbagai lokasi strategis seperti rumah ibadah, madrasah, dan lingkungan kantor Kemenag se-NTT.

Dalam sesi interaktif, perwakilan dari beberapa kabupaten melaporkan progres pelaksanaan penanaman di daerah masing-masing. Di antaranya Kabupaten Manggarai Timur yang melaksanakan penanaman di lingkungan gereja dan madrasah.

Adapun total penanaman pohon yang ditargetkan Kemenag NTT sebanyak 2.988 anakan, terdiri dari matoa, kelengkeng, cendana, jambu air, rambutan, dan tanaman lainnya.

Baca juga: Aksi tanam sejuta bibit pohon matoa libatkan 43 ribu lembaga

Baca juga: Umat Buddha peringati Hari Bumi lewat pelestarian lingkungan hidup

Baca juga: DWP Kemenbud:Perempuan berperan edukasi keluarga lestarikan lingkungan

Pewarta: Yoseph Boli Bataona
Editor: Bernadus Tokan
Copyright © ANTARA 2025

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.