Changchun (ANTARA) - China FAW Group Co., Ltd. pada Rabu (23/4) mengumumkan rencana pengembangan yang ambisius untuk merek mobil Hongqi, menargetkan operasi di lebih dari 100 negara dan kawasan dengan mendirikan 1.000 gerai penjualan dan servis dalam lima tahun.

Produsen mobil ini mengatakan pihaknya akan membangun lima klaster pusat kegiatan (hub) di luar negeri di berbagai pasar, termasuk di Asia Tenggara, Eropa, dan Amerika Latin.

Perusahaan itu juga akan membangun lebih banyak pusat penelitian dan pengembangan (litbang) rendah karbon lokal, rantai pasokan, dan pusat operasi.

Selain itu, China FAW Group bermaksud mencapai kapasitas produksi tahunan di luar negeri melebihi 200.000 kendaraan serta menciptakan lebih dari 20.000 lapangan kerja baru di sektor hulu dan hilir.

Dengan memanfaatkan tiga platform teknologi utama miliknya, yaitu platform listrik Hongqi Tiangong, platform hybrid Hongqi Honghu, dan platform cerdas Hongqi Jiuzhang, Hongqi berencana meluncurkan lebih dari 20 model baru di seluruh dunia, ujar Liu Changqing, wakil presiden Komite Pengoperasian Merek Hongqi.

"Rancangan kami akan benar-benar menjadikan merek Hongqi sebagai ikon budaya Timur yang diakui secara global," kata Liu.

Hongqi, yang berarti bendera merah dalam bahasa Mandarin, merupakan merek mobil ikonis asal China yang didirikan pada 1958. Mobil Hongqi dikenal sebagai kendaraan yang digunakan untuk parade dalam berbagai perayaan nasional China.

Saat ini, Hongqi menawarkan beragam lini model yang terdiri dari 18 model, mulai dari kendaraan berbahan bakar bensin, kendaraan yang sepenuhnya listrik (all-electric), kendaraan hybrid plug-in, hingga range-extended vehicle.

Pada 2024, penjualan tahunan Hongqi mencatatkan pertumbuhan selama tujuh tahun berturut-turut, mencapai 411.777 unit.

Pewarta: Xinhua
Editor: Yuni Arisandy Sinaga
Copyright © ANTARA 2025

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.